Sabtu, 30 AGUSTUS 2025 • 10:40 WIB

Fenerbahce Pecat Jose Mourinho Usai Gagal Bawa Klub Lolos ke Liga Champions

Author

Galatasaray menuduh pelatih Fenerbahce, Jose Mourinho, memberikan pernyataan rasis kepada media usai laga Liga Turkiye. (Umit Bektas)

INDOZONE.ID - Jose Mourinho resmi berpisah dengan Fenerbahce setelah lebih dari satu tahun menukangi klub asal Turki tersebut.

Keputusan ini diumumkan hanya dua hari setelah Fenerbahce gagal melaju ke fase grup Liga Champions usai disingkirkan Benfica di babak play-off.

Dalam pernyataan resmi pada Jumat (29/8/2025), pihak klub mengonfirmasi kepergian Mourinho sekaligus mengucapkan terima kasih atas kontribusi sang pelatih.

“Kami mendoakan kesuksesan baginya di karier mendatang,” tulis Fenerbahce dalam rilis resminya.

Baca juga: Dukung Israel, Oleksandr Zinchenko Mendapat Penolakan Gabung Fenerbahce

Kontroversi Mourinho di Turki

Pelatih berusia 62 tahun itu memang punya reputasi yang bagus di Eropa. Sebelum melatih Fenerbahce, Mourinho pernah menangani Chelsea, Real Madrid, Manchester United, hingga Tottenham Hotspur.

Bersama Fenerbahce, ia sempat membawa tim finis di posisi kedua Liga Super Turki pada musim perdananya. Namun, masa kepelatihannya kerap diwarnai kontroversi.

Salah satu kasus paling menonjol terjadi pada 25 Februari 2025. Galatasaray menuduh Mourinho membuat komentar bernada rasis setelah laga imbang tanpa gol.

Klub rival itu bahkan berniat membawa masalah ini ke ranah hukum. Mourinho langsung membantah tuduhan tersebut dan menegaskan dirinya justru anti-rasisme.

Baca juga: Diduga Memberi Komentar Rasis, Galatasaray Laporkan Jose Mourinho Ke FIFA dan UEFA

Ia bahkan menggugat balik Galatasaray dengan tuntutan ganti rugi sebesar £41.000.

Tidak hanya itu, Mourinho juga sering melontarkan kritik terhadap kualitas wasit Liga Super Turki.

Akibat komentarnya, ia sempat dijatuhi sanksi larangan mendampingi tim dalam empat laga, meski kemudian dikurangi menjadi dua pertandingan.

Karier Mourinho Sebelum ke Turki

Jose Mourinho berhasil mengantarkan AS Roma juara Europa Conference League. (REUTERS/Marko Djurica)

Sebelum bergabung dengan Fenerbahce, Mourinho lebih dulu menukangi AS Roma selama tiga musim.

Baca juga: Tolak Tawaran AS Roma Senilai 20 Juta Euro, Jadon Sancho Pilih Terima Gaji Buta di Manchester United?

Di sana, ia sukses mempersembahkan gelar Liga Konferensi Eropa pada 2022. Trofi tersebut menjadi gelar Eropa pertama sekaligus satu-satunya dalam sejarah AS Roma.

Kini, usai didepak dari Fenerbahce, masa depan Mourinho kembali jadi tanda tanya.

Dengan segudang pengalaman dan reputasi bagus, pelatih asal Portugal ini diyakini masih akan menarik perhatian klub-klub besar Eropa yang sedang mencari sosok pelatih berpengalaman.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Fenerbahce.org

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU