INDOZONE.ID - Tottenham Hotspur menegaskan, klub tidak sedang dalam proses penjualan, meski sempat menerima dua penawaran awal terkait pengambilalihan.
Keputusan ini menjadi penegasan, kepemilikan mayoritas masih sepenuhnya berada di tangan ENIC Sports & Developments Holdings Ltd.
ENIC Tolak Dua Tawaran Akuisisi
Dalam pernyataan resmi pada Minggu (7/9/2025), ENIC mengonfirmasi telah menolak dua tawaran terpisah.
Tawaran pertama datang dari PCP International Finance Limited milik Amanda Staveley, yang dikenal sebagai mantan pemegang saham Newcastle United.
Baca juga: Dan Burn Mengerti Keputusan Alexander Isak Pindah ke Liverpool meski Suporter Newcastle Kecewa
Tawaran kedua diajukan oleh konsorsium yang dipimpin Dr Roger Kennedy dan Wing-Fai Ng melalui Firehawk Holdings Limited.
ENIC menguasai 86,5 persen saham Tottenham Hotspur. Mereka menegaskan, tidak ada rencana untuk melepas saham mayoritas yang dimiliki.
“Tottenham Hotspur tidak dijual, dan ENIC tidak memiliki niat untuk menerima tawaran apa pun terkait akuisisi saham mereka di klub,” bunyi pernyataan resmi klub.
Batas Waktu Penawaran Sesuai Regulasi
Mengacu pada Kode Pengambilalihan Inggris, setiap pihak yang berniat mengakuisisi klub diberikan waktu hingga 5 Oktober 2025, untuk mengajukan penawaran resmi atau menyatakan mundur.
Jika tidak ada pergerakan hingga tenggat tersebut, maka spekulasi pengambilalihan bisa dipastikan berakhir.
Baca juga: Tawaran Fantastis Tottenham Hotspur untuk Datangkan Nico Paz Ditolak Mentah-mentah Oleh Como
Mayoritas saham ENIC diketahui dimiliki Joe Lewis dan keluarganya, melalui perusahaan investasi Tavistock Group.
Posisi mereka sebagai pengendali utama Tottenham, membuat setiap rumor penjualan saham kerap menjadi perhatian besar di dunia sepakbola Inggris.
Pergantian Struktur Manajemen Usai Mundurnya Levy
Kabar akuisisi Tottenham muncul bersamaan dengan kabar mundurnya Daniel Levy dari posisi ketua eksekutif pada Kamis (4/9/2025), setelah hampir 25 tahun memimpin klub.
Baca juga: Alasan Sebenarnya Daniel Levy Mengundurkan Diri dari Tottenham Hotspur Usai 25 Tahun Menjabat
Sebagai pengganti, Tottenham telah menunjuk Vinai Venkatesham sebagai CEO baru.
Selain itu, Peter Charrington juga ditunjuk sebagai ketua non-eksekutif, sebuah jabatan baru dalam struktur manajemen klub.
Tottenham menegaskan, perubahan ini hanya terjadi pada level manajemen, tanpa adanya perubahan kepemilikan maupun saham mayoritas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Tottenhamhotspur.com