Mengenal Lamberto Boranga, Kiper Italia Berusia 82 Tahun yang Kembali Merumput di Sepakbola Italia
INDOZONE.ID - Membahas sepak bola Italia memang sejatinya tidak pernah lepas dari stereotip bahwa Serie A merupakan sebuah retirement league. Ya, sebut saja Luka Modric, yang baru-baru ini direkrut AC Milan di usia 40 tahun, serta Raul Albiol yang direkrut Pisa di usia yang sama dengan Modric. Selain itu, ada juga Edin Dzeko dan Jamie Vardy yang masing-masing berusia 39 dan 38 tahun, telah resmi menandatangani kontrak dengan Fiorentina serta Cremonese.
Nah, kali ini mungkin kamu akan cukup terkejut jika ada seorang pemain yang usianya sangat jauh dibandingkan dengan nama-nama di atas, di mana pemain ini bahkan menandatangani kontrak baru dengan klub divisi tujuh Italia di usia 82 tahun. Ya, benar, 82 tahun. Pemain ini bernama Lamberto Boranga.
Baca juga: Kiper Grimsby Town Ternyata Fans MU, Akui Sempat Tak Percaya Timnya Singkirkan Tim Idolanya
Boranga, yang pada 30 Oktober mendatang berulang tahun ke-83, lahir di Foligno, Italia, pada tahun 1942. Selama kariernya di sepak bola Italia, ia mencatatkan 112 penampilan di kasta tertinggi sepak bola Italia, yaitu Serie A, bersama Fiorentina, Brescia, dan Cesena. Selebihnya, ia menghabiskan kariernya bersama klub-klub divisi rendah di Italia hingga akhirnya pensiun pada tahun 1983.
Kemudian, sejak tahun 1992 hingga 2019, ia kembali mencoba peruntungan dengan bermain bersama klub-klub amatir Italia, tentu dengan jeda waktu yang cukup lama di periode tersebut, yaitu 16 tahun, 4 tahun, dan 3 tahun. Nah, setelah tahun 2019, ternyata enam tahun kemudian, tepatnya pada 2025 ini, ia masih ingin kembali mencoba peruntungan menjadi seorang kiper. Di usia 82 tahun ini, ia bermain bersama klub Divisi Tujuh, Trevana.
Selama masa kembalinya ke lapangan hijau, Boranga didampingi oleh Mauro Bonaiuti, mantan pelatih kiper Inter Milan. “Terkait masalah kebugaran fisik, saat ini saya sudah 20%, dan saya akan berusaha meningkatkan kebugaran fisik saya setidaknya sampai 60%,” ungkap Boranga.
Tak hanya sebagai pesepak bola, Boranga juga dikenal sukses di olahraga atletik, yang dibuktikan dengan banyaknya medali emas yang ia raih di cabang tersebut. Yang patut diacungi jempol, Boranga juga merupakan seorang dokter jantung, di mana ia disebutkan mengunjungi rata-rata 20 pasien per hari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Destinationcalcio.com