INDOZONE.ID - Pelatih Tottenham Hotspur, Thomas Frank ungkapkan bahwa ia ingin Harry Kane kembali ke Tottenham Hotspur, yang mana pelatih asal Denmark itu mengatakan bahwa ia sangat terbuka untuk menyambut kembali kapten Timnas Inggris itu.
Diketahui, Harry Kane meninggalkan Tottenham Hotspur pada 2023 lalu untuk bergabung dengan Bayern Munich dan memenangkan trofi Bundesliga bersama Die Bavarians pada musim lalu.
Kane sendiri cukup bersinar di Bayern Munich meskipun usianya sudah 32 tahun, yang mana sejak ia bergabung dengan Bayern pada 2023 lalu sudah mencatatkan 98 gol dalam 103 pertandingan di semua kompetisi.
Namun, bicara soal potensi kembalinya ke Tottenham masih terus berlanjut. Kesepakatan untuk membawanya ke Bayern diyakini telah memuat klausul efektif memberikan Spurs hak penolakan pertama jika ia meninggalkan klub.
Baca juga: Meski Bersinar di Barcelona, Cara Marcus Rashford Pergi dari Manchester United Dianggap Memalukan
Menurut laporan di Jerman mengatakan bahwa Kane bisa hengkang pada musim panas tahun depan dengan biaya 57,6 juta Pounds (Rp1,2 triliun), meskipun ia harus memberi tahu Bayern pada akhir jendela transfer Januari untuk mengaktifkan klausul tersebut.
Ditanya soal prospek soal Kane mengenakan seragam Tottenham Hotspur lagi, Thomas Frank menjelaskan bahwa ia akan menikmati peluang untuk bekerja sama dengan pemain yang memiliki 109 caps bersama Timnas Inggris itu.
"Saya pikir ada banyak penggemar Tottenham termasuk saya yang ingin melihat Kane kembali," ujar Thomas Frank dalam wawancaranya yang dikutip dari Standard UK pada Rabu (24/9/2025).
Tak hanya itu, mantan pelatih Brentford itu juga memuji kualitas Harry Kane, yang mana ia menyebut bahwa Kane merupakan salah satu pemain top. Meskipun, mantan pemain Leicester City itu mungkin belum ingin hengkang dari Bayern apalagi ia juga sedang on fire dengan klub yang bermarkas di Allianz Arena itu.
"Dia pemain top. Secara pribadi, saya rasa dia tidak akan melakukannya sekarang, sejujurnya, dia mungkin akan tetap di Bayern dan terus bermain bagus. Dia adalah pencetak gol terbanyak tahun lalu dan memenangkan kejuaraan, dia tampil fantastis sekarang," tutur pelatih berusia 51 tahun itu melanjutkan.
Meskipun, Thomas Frank tidak ingin mendatangkan Kane dalam waktu dekat, tetapi jika nantinya penyerang kelahiran Walthamstow, Inggris itu ingin kembali ke Inggris, Tottenham Hotspur dengan senang hati akan menyambutnya kembali.
"Entahlah apa yang dia pikirkan. Saya sendiri seorang pengembara, suka bepergian, dan suka menjelajahi berbagai hal. Dia sudah lama di sini, jadi kenapa tidak menikmati waktu di Bayern sedikit lebih lama? Tapi dia diterima. Kalau dia mau bergabung dengan kami, dia sangat diterima," ujar mantan pelatih Brondby IF itu menutup wawancara.
Jika nantinya Harry Kane kembali merumput di Premier League, peluangnya untuk mematahkan rekor pencetak gol terbanyak di Premier League sangat terbuka.
Baca juga: Manipulasi Laporan Keuangan Juventus, Andrea Agnelli dan Pavel Nedved Dijatuhi Hukuman Bersyarat
Saat ini pemegang rekor pencetak gol terbanyak di Premier League masih dipegang oleh Alan Shearer dengan torehan 213 gol, hanya berselisih 47 gol saja dari torehan gol milik Kane.
Tentu saja, rekor gol Alan Shearer berpotensi dipecahan oleh Harry Kane andaikan ia bermain selama dua musim di Inggris. Apalagi, Kane sendiri juga merupakan pencetak gol terbanyak di Tottenham Hotspur dengan torehan 280 gol.
Dari hal itu tentunya menimbulkan pertanyaan besar adalah apakah Spurs akan mampu menyamai gaji Kane saat ini sekitar 400 ribu Pounds per minggu, bahkan di era pasca-Daniel Levy di mana pemilik klub tampak semakin ambisius untuk memberikan lebih banyak kesuksesan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Standard UK