Harry Kane saat konferensi pers di Timnas Inggris. (Action Images via Reuters/Andrew Boyers)
INDOZONE.ID - Timnas Inggris sedang bersiap menghadapi Serbia di pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026, Selasa (9/9/2025).
Meski fokus utama tetap pada pertandingan, kekhawatiran soal kemungkinan rasisme dari suporter tuan rumah di Belgrade menjadi perhatian.
Kapten Timnas Inggris, Harry Kane, mengungkapkan bahwa para pemain sudah mendiskusikan rencana yang akan diambil bila pelecehan rasial terjadi.
“Kami sudah membahas protokol yang berlaku, meski lebih dari sisi UEFA. Namun, kami tidak ingin fokus terlalu banyak ke sana,” kata Kane kepada wartawan, Senin (8/9/2025).
Baca juga: Hattrick Harry Kane Antar Bayern Munchen Hancurkan RB Leipzig 6-0!
“Fokus utama kami adalah pertandingan. Target kami jelas, yaitu mengalahkan Serbia di lapangan," lanjutnya.
Kane juga menegaskan bahwa para pemain Timnas Inggris siap menghadapi segala kemungkinan, tetapi berharap suasana pertandingan berjalan positif.
“Seperti yang disampaikan Federasi Sepak Bola Serbia (FSS), ini tentang menikmati pertandingan. Kami berharap itu yang terjadi besok,” ujarnya.
FSS sebelumnya mengimbau para pendukung agar menciptakan atmosfer yang baik di stadion.
Ajakan itu muncul setelah UEFA menjatuhkan sanksi berupa penutupan 15 persen dari kapasitas Stadion Rajko Mitic yang mencapai 50 ribu kursi.
Hukuman ini diberikan menyusul insiden rasisme suporter Serbia terhadap pemain Andorra pada Juni lalu.
Baca juga: Antoine Semenyo Usulkan Hukuman Penjara dan Larangan Seumur Hidup untuk Pelaku Rasisme
Bagi Timnas Inggris, ancaman rasisme bukanlah hal baru. Pada Kualifikasi Euro 2020, mereka pernah mengalaminya saat bertandang ke Bulgaria.
Pertandingan kala itu bahkan dua kali dihentikan akibat pelecehan rasial, sebelum akhirnya Inggris menang telak 6-0.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters