Drama Mees Hilgers dan FC Twente: Sang Agen Ungkap Kliennya tak Pernah Mengatakan ingin Hengkang
INDOZONE.ID - Agen Mees Hilgers, Mohamed Sinouh buka suara soal tindakan FC Twente yang bekukan pemain Timnas Indonesia dari skuad utama mereka musim ini.
Diketahui, Mees Hilgers sendiri belum dimainkan sama sekali oleh FC Twente dalam 6 pertandingan Eredivisie musim ini, bahkan pemain berusia 24 tahun itu juga tidak masuk dalam daftar susunan pemain klub berjuluk The Tukkers itu sejauh musim 2025/26 berjalan.
Keputusan FC Twente tidak memainkan Mees Hilgers di 6 pertandingan Eredivisie karena adanya rumor bahwa pemain Timnas Indonesia itu mengutarakan keinginan untuk hengkang dari klub asal Enschede itu pada musim panas lalu.
Akan tetapi, baru-baru ini agen Mees Hilgers, Mohammed Sinouh membantah bahwa kliennya ingin hengkang dari FC Twente. Menurut pengakuannya itu, Mees Hilgers tidak pernah mengatakan bahwa ia ingin tinggalkan FC Twente. Sinouh mengatakan bahwa pemain berdarah Manado itu hanya ingin mengutarakan ambisinya saja bersama klub masa kecilnya itu.
Hal tersebut diungkapkan oleh Sinouh dalam wawancaranya bersama Voetbal International baru-baru ini saat ditanya soal situasi Mees Hilgers saat ini.
"Mees TIDAK PERNAH bilang: Saya ingin pergi!. Mees mengungkapkan ambisinya kepada klub di akhir musim lalu dan berkata: ‘Jika ada kesempatan, saya ingin mengambil langkah baru di musim panas ini, setelah bertahun-tahun di FC Twente," ujar Mohammed Sinouh dalam wawancaranya yang dikutip dari Voetbal International pada Jumat (26/9/2025).
Lebih lanjut, Sinouh juga menyindir perlakuan FC Twente yang menyalahpahami maksud dari ambisi yang diusung oleh Mees Hilgers. Ia juga mengatakan bahwa setiap pemain berhak jujur soal ambisinya ke klub. Apalagi, Eredivisie juga merupakan batu loncatan bagi setiap pemain untuk merumput di 5 liga top Eropa.
"Sejak kapan menjadi pemain yang ambisius menjadi dosa besar? Kita juga harus jujur satu sama lain. Dari sudut pandang mana pun, Eredivisie adalah batu loncatan ke lima liga besar teratas di Eropa bagi setiap pemain muda berbakat," kata Sinouh menegaskan.
Baca juga: UEFA Akan Adakan Voting untuk Bekukan Israel terkait Kejahatan Genosida di Gaza
Tentu saja, tindakan FC Twente yang membekukan Mees Hilgers dari skuad utama menimbulkan kritikan banyak pihak. Apalagi, dengan persyaratan dari petinggi klub yang tidak masuk akal, yang mana pemain Timnas Indonesia itu harus memperpanjang kontraknya dulu bersama Twente jika ingin kembali bermain di tim utama.
Direktur VVCS (Asosiasi Pemain Belanda), Louis Everard juga mengkritik kebijakan FC Twente, menurutnya dengan keputusan Twente yang tidak memainkan Mees Hilgers merupakan salah satu tindakan perundungan. Apalagi, Mees juga masih memiliki kontrak hingga tahun depan.
Tak hanya Louis Everard saja, pengacara ternama Belanda Andre Brantjes juga mendesak Mees Hilgers untuk melayangkan gugatan kepada FC Twente.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Voetbal International