Meski di Bawah Tekanan, Ruben Amorim Tegaskan Tidak Akan Mengundurkan Diri sebagai Pelatih MU
INDOZONE.ID - Ruben Amorim menegaskan tidak akan mengundurkan diri dari kursi pelatih Manchester United, meski mengakui pertandingan melawan Sunderland bisa jadi penentu masa depannya di Old Trafford.
Manchester United kini berada dalam perhatian setelah menjalani awal musim yang buruk.
Setan Merah sudah tersingkir dari Piala Carabao atau Piala Liga Inggris, usai kalah adu penalti dari Grimsby Town, tim yang berasal dari kasta keempat Liga Inggris.
Musim lalu pun mereka gagal menembus kompetisi Eropa karena hanya finis di posisi ke-15 Premier League, sebuah pencapaian yang dianggap mengecewakan banyak pendukung.
Baca juga: Demi Kebaikan Bersama, Manchester United Harus Segera Pecat Ruben Amorim
Catatan Buruk Ruben Amorim di Premier League
Musim ini, situasi belum banyak berubah. Dari enam laga yang sudah dimainkan, United baru mengoleksi tujuh poin dan terdampar di peringkat ke-14 klasemen sementara Premier League.
Statistik Ruben Amorim juga kurang meyakinkan. Dari 33 pertandingan di Premier League, pelatih asal Portugal itu mencatat 9 kemenangan, 17 kekalahan, dan 7 hasil imbang.
Menjelang pertandingan melawan Sunderland di Old Trafford pada Sabtu (4/10/2025), Amorim kembali menegaskan tekadnya untuk tetap bertahan.
“Tidak, itu bukan keputusan saya. Mengundurkan diri adalah wewenang dewan klub. Saya tidak bisa begitu saja pergi,” kata pelatih berusia 40 tahun itu.
Baca juga: Didukung Sir Jim Ratcliffe, Ruben Amorim Tidak Takut Dipecat Manchester United
Frustrasi dengan Kekalahan
Amorim tidak menutup mata dengan situasi sulit yang sedang dihadapi timnya. Ia mengakui frustrasi setiap kali United gagal menjaga kemenangan.
“Terkadang rasanya sangat menyakitkan. Kami membangun momentum, lalu hilang begitu saja setelah satu kekalahan. Itu berat bagi saya, para pemain, dan staf," ujar Amorim.
"Tapi saya tidak bisa menyerah begitu saja. Saya ingin terus berjuang karena melatih di sini adalah mimpi saya,” tambahnya.
Lebih lanjut, Amorim menjelaskan bahwa tekanan terbesar yang dirasakan bukan karena ancaman pemecatan, melainkan kekalahan.
Ia menilai banyak orang takut kehilangan pekerjaan karena harus membayar biaya pemecatan, tapi dirinya berada dalam kondisi berbeda.
Baca juga: Manchester United Dikabarkan Akan Rekrut Gareth Southgate untuk Geser Posisi Ruben Amorim
Masa Depan Ruben Amorim Masih Tanda Tanya
Meski tegas menyatakan enggan mengundurkan diri, Amorim sadar bahwa posisinya sebagai pelatih Manchester United sangat rentan.
Ia menekankan, bahwa hanya kemenangan yang bisa menjaga keberlangsungan proyeknya bersama MU. Amorim juga menyoroti besarnya tekanan yang ada di klub seperti Manchester United.
Dengan dukungan sponsor besar dan dua pemilik yang memiliki ekspektasi tinggi, ia menilai menjaga keseimbangan di Manchester United adalah tantangan amat besar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters