INDOZONE.ID - Lifter muda Indonesia, Rizki Juniansyah, hobi banget mengukir prestasi. Ia menunjukan kerja kerasnya bisa mengharumkan nama Indonesia di panggung internasional.
Baru berumur 22 tahun, Rizki sudah jadi salah satu atlet angkat besi Indonesia di berbagai turnamen internasional.
Bahkan, ia juga memecahkan beberapa rekor kala menjadi yang terbaik di berbagai turnamen. Tak ayal, Rizki jadi salah satu atlet yang layak diteladani.
Yuk, kenalan lebih jauh dengan Rizki. Gak perlu bingung, INDOZONE akan menjelaskan kepada kamu, profil Rizki yang hobi bikin prestasi.
Profil Rizki Juniansyah
Rizki lahir di Serang, Banten, pada 17 Juni 2003. Sejak kecil, Rizki sudah akrab dengan olahraga angkat besi.
Bagaimana tidak, sang ayah, Muhammad Yasin, merupakan eks lifter nasional. Yasin pernah membela Indonesia di SEA Games 1983 hingga 1993.
Menilik sepak terjang sang ayah, tak aneh melihat Rizki ada di titik ini sekarang. Sebab, DNA angkat besi sudah mengalir di darahnya sejak lahir.
Baca juga: Bikin Bangga, Rizki Juniansyah Sabet 2 Medali Emas di Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2025!
Namun, itu saja tidak cukup untuk mengukir prestasi. Latihan berat harus dijalani Rizki supaya bisa bersaing hingga berprestasi di berbagai turnamen.
Salah satu prestasi tertinggi Rizki tersaji di Olimpiade Paris 2024. Turun di kelas 73 kg putra, Rizki membukukan total angkatan 354 kg (snatch 155 kg dan clean and jerk 199 kg) yang membuahkan medali emas.
Rizki pun jadi lifter Indonesia pertama yang mendapatkan medali emas olimpiade. Lalu, angkatan 199 kg clean and jerk-nya juga menjadi rekor olimpiade.
Selain itu, Rizki adalah Juara Dunia Junior 2021 dan 2022 kelas 73 kg putra. Ia merupakan pemegang rekor dunia senior dalam angkatan total, rekor dunia junior dalam angkatan Snatch, serta 3 rekor SEA Games pada kelas 73 kg putra.
Teranyar, Rizki menyabet dua medali emas di Kejuaraan Dunia Angkat Besi IWF 2025 yang diselenggarakan di Forde, Norwegia, Selasa (7/10/2025), dini hari WIB.
Rizki menyabet dua medali emas dari kategori Clean and Jerk serta angkatan total. Tampil di kelas 79 kg putra, Rizki bahkan mencatatkan rekor dunia saat unjuk gigi di kategori Clean and Jerk dengan total beban 204 kg. Tak ayal, torehan itu membuatnya meraih medali emas.
Sementara itu, di kategori angkatan total, Rizki mengangkat 361 kg dengan rincian 157 kg Snatch dan 204 kg di Clean and Jerk.
Prestasi Rizki tak terhenti di sana. Ia juga mendapatkan medali perunggu untuk kategori Snatch dengan total berat 157 kg. Sayangnya, ia gagal saat ingin mencoba mengangkat beban 162 kg.
Tak menutup kemungkinan, prestasi lain akan diukir Rizki dalam waktu dekat, terutama mempertahankan medali emas di Olimpiade edisi selanjutnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: NOC Indonesia, Kemenpora, Setkab