Selasa, 14 OKTOBER 2025 • 13:54 WIB

PSSI Harus Siap Bayar Kompensasi Miliaran Rupiah jika Pecat Patrick Kluivert sebagai Pelatih Timnas Indonesia

Author

Patrick Kluivert pimpin latihan Timnas Indonesia di Stadion Gelora Bung Tomo. (ANTARA FOTO/Rizal Hanafi)

INDOZONE.ID - Posisi Patrick Kluivert sebagai Pelatih Timnas Indonesia berada di ujung tanduk setelah kegagalan Skuad Garuda menembus Piala Dunia 2026.

PSSI berada dalam situasi dilema karena harus memilih antara mempertahankan pelatih asal Belanda itu atau memutus kontraknya yang memiliki nilai fantastis.

Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert. (ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF)

Kekalahan tipis 0-1 dari Irak pada matchday terakhir Grup B, Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Minggu 12 Oktober 2025, dini hari WIB, menjadi pukulan telak bagi Timnas Indonesia.

Baca juga: Coach Justin: Gagal ke Piala Dunia 2026 Bukan Berarti Proyek Timnas Indonesia Gagal

Hasil ini sekaligus memupus asa Timnas Indonesia bermain di Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1938. Sebelumnya, Timnas Indonesia kalah 2-3 dari Arab Saudi.

Tak lama setelah pertandingan kontra Irak usai, tagar #PatrickKluivertOut langsung menjadi trending di platform X ( dulu disebut Twitter), menandakan tekanan dari para suporter.

Patrick Kluivert Pasrah dengan Masa Depannya di Timnas Indonesia

Menurut informasi yang beredar, PSSI berencana menggelar rapat Komite Eksekutif (Exco) untuk membahas masa depan Patrick Kluivert.

Meski begitu, jadwal pasti pertemuan tersebut belum diumumkan secara resmi. Usai kekalahan dari Irak, Kluivert memberikan pernyataan yang cukup jujur terkait posisinya sebagai juru taktik Timnas Indonesia.

Baca juga:  Patrick Kluivert Akui Belum Siapkan Langkah Selanjutnya usai Gagal Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026

“Saat ini, belum ada rencana apa pun. Kami harus merenungkan apa yang telah terjadi, tapi saya benar-benar tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya,” ujar mantan pelatih Timnas Curacao itu.

Tekanan suporter dan media terhadap PSSI semakin meningkat. Banyak yang menilai, di bawah arahan Kluivert, performa Timnas Indonesia belum memperlihatkan peningkatan berarti.

Gaji Besar Jadi Penghalang PSSI jika Ingin Pecat Patrick Kluivert

Patrick Kluivert diketahui memiliki kontrak hingga Januari 2027, dengan opsi perpanjangan satu tahun. Artinya, jika PSSI ingin menghentikan kerja sama lebih awal, mereka wajib menyiapkan dana kompensasi yang tidak kecil.

Mengacu pada laporan Inside FIFA - Football Tribunal, Kluivert pernah menerima kompensasi sebesar 150.000 euro (sekira Rp2,9 miliar) setelah dipecat oleh klub Turki, Adana Demirspor, pada Desember 2023.

Baca juga: Media Korea Selatan: Keputusan Erick Thohir Mengganti Shin Tae-yong dengan Patrick Kluivert Jadi Kesalahan Fatal

Jumlah itu bahkan belum termasuk gaji tertunggak 142.000 euro (sekira Rp2,7 miliar) yang juga harus dibayarkan oleh klub.

Melihat rekam jejak tersebut, bukan tidak mungkin PSSI harus mengeluarkan biaya serupa, atau bahkan lebih besar, jika memutus kontrak Kluivert sebelum waktunya.

Selain kehilangan pelatih kepala, PSSI juga bakal menanggung kerugian finansial yang cukup besar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Inside FIFA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU