INDOZONE.ID - Di dunia sepak bola yang penuh kejutan, sebuah skenario yang terdengar mustahil kini berpotensi menjadi kenyataan.
Tim nasional San Marino, yang identik dengan status juru kunci abadi di kancah sepak bola Eropa bahkan jadi negara dengan ranking FIFA terendah, secara matematis membuka peluang untuk lolos ke babak play-off Piala Dunia 2026.
Uniknya, jalan menuju impian ini justru bisa terbuka jika mereka kalah telak.
Loh, kok bisa tim yang belum meraih satu poin pun di babak kualifikasi justru punya peluang lolos ke Piala Dunia? Penasaran, kan? Yuk, kita bedah!
Kunci Ajaib Bernama UEFA Nations League
Melansir Perspective Football Podcast, kisah dongeng ini bermula dari performa historis San Marino di UEFA Nations League 2024/2025.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah, mereka berhasil menjadi juara grup di Liga D atau kasta terendah di turnamen tersebut.
Prestasi ini bukan sekadar piala atau kebanggaan, melainkan tiket emas yang memberikan mereka jaring pengaman untuk babak play-off Piala Dunia.
Sesuai regulasi UEFA, empat tim juara grup Nations League yang gagal lolos langsung ke Piala Dunia (sebagai juara atau runner-up grup kualifikasi) akan mendapatkan kesempatan kedua melalui babak play-off.
Di sinilah letak keajaiban bagi San Marino.
Baca juga: Dirumorkan Latih Timnas Indonesia Lagi, Shin Tae-yong ke Media Korea: Itu Tidak Benar!
Nasib San Marino Ada di Tangan Rumania
Peluang San Marino sepenuhnya bergantung pada nasib tim lain, khususnya Rumania, yang berada satu grup dengan mereka di Grup H Kualifikasi Piala Dunia. Begini skenario rumitnya.
Sama halnya dengan San Marino, Rumania merupakan juara grup di Nations League, tepatnya di Liga C atau satu kasta di atas San Marino.
Mereka juga memiliki jatah play-off jika gagal lolos otomatis.
Jika Rumania berhasil finis di dua besar Grup H Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa, mereka akan lolos langsung atau setidaknya masuk play-off melalui jalur reguler, bukan jalur Nations League.
Menariknya, di Grup H Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa, Rumania dan San Marino berada di grup yang sama.
Baca juga: Pengamat Asal Belanda Kritik Patrick Kluivert Cs: Mereka Tak Pantas Latih Timnas Indonesia
Ketika Rumania lolos lewat jalur reguler, jatah play-off mereka dari Nations League menjadi tidak terpakai.
Sesuai aturan, jatah kosong tersebut akan dihibahkan atau dilimpahkan ke tim juara grup Nations League terbaik berikutnya yang belum lolos.
Sebagai juara grup di Liga D, San Marino berada di urutan berikutnya untuk menerima "hibah" tiket play-off tersebut, asalkan tim-tim juara grup di atas mereka (Liga A, B, dan C) sudah mengamankan tempatnya.
Maka dari itu, muncul situasi paradoks di mana San Marino justru "berharap" kalah dari Rumania di laga sisa.
Kemenangan Rumania (terutama jika dengan skor telak untuk membantu selisih gol mereka) akan memperbesar peluang Rumania untuk finis di posisi dua besar Grup H.
Baca juga: KONI Lepas Timnas Padel Indonesia ke Asia Championship 2025 di Doha
Jika skenario ini terwujud, pintu play-off Piala Dunia akan terbuka lebar bagi San Marino, sesuatu yang tak pernah terbayangkan sebelumnya.
Meski masih harus melewati babak play-off yang sangat berat melawan tim-tim kuat Eropa lainnya, kesempatan untuk berada di panggung itu saja sudah menjadi pencapaian monumental bagi negara kecil ini.
Hal ini jadi bukti bahwa dalam sepak bola, strategi, regulasi, dan sedikit keberuntungan bisa menciptakan cerita yang paling tidak terduga sekalipun.
Akankah kita menyaksikan keajaiban San Marino di Piala Dunia 2026 mendatang?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram @perspectivefootball.id