Dipecat sebagai Pelatih Timnas Indonesia, Media Belanda: Kemunduran bagi Karier Kepelatihan Patrick Kluivert
INDOZONE.ID - Pemecatan Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia menjadi sorotan. Tak hanya media lokal, beberapa media Belanda pun menyoroti pemecatan legenda Timnas Belanda itu dari kursi kepelatihan Skuad Garuda.
Bagaimana tidak, pemecatan Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia cuma berjarak 10 bulan sejak ditunjuk pada 8 januari 2025.
Bahkan, salah satu media Belanda, Sportnieuws.nl, menilai pemecatan Patrick Kluivert merupakan kemunduran bagi karier ayah Justin Kluivert itu.
Sportnieuws menilai, dengan materi skuad Timnas Indonesia yang dihuni pemain dan juga staf kepelatihan berlatar Belanda juga, seharusnya Skuad Garuda bisa menempati posisi puncak untuk lolos ke Piala Dunia 2025.
Baca juga: Bela Barcelona, Marcus Rashford Akui Temukan Energi Baru!
"Tim asuhan Kluivert (Indonesia) yang terdiri dari sejumlah besar pemain dengan latar Belanda, seharusnya bisa finis di puncak untuk lolos (Piala Dunia). Posisi kedua sudah cukup untuk ke playoff. Namun, Indonesia kalah di kedua pertandingan yang secara efektif mengakhiri kualifikasi mereka," tulis Sportnieuws.nl dalam ulasannya, dikutip pada Jumat (17/10/2025).
Lebih lanjut, media Belanda tersebut mengatakan, bagi Kluivert, pemecatannya sebagai pelatih Timnas Indonesia merupakan suatu kemunduran.
Itu berkaca pada pengalamannya sebelum menukangi Timnas Indonesia, yaitu cuma lima bulan melatih klub Turki, Adana Dermispor.
"Bagi Kluivert, ini menandai kemunduran lain dalam karier kepelatihannya. Ia (pernah) dipecat setelah hanya lima bulan menjabat sebagai manajer klub Turki, Adana Demirspor. Kini, ia dipecat (Timnas Indonesia) hanya sembilan bulan," tambah Sportnieuws.
Pemecatan Patrick Kluivert sebetulnya bukan tanpa alasan. Sejak awal ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia, ia ditargetkan untuk membawa Skuad Garuda lolos ke Piala Dunia 2026.
Baca juga: Media Belanda: Patrick Kluivert Tetap Berkarier di Sepak Bola Usai Didepak dari Timnas Indonesia
Namun, Kluivert gagal memenuhi ekspektasi para penggemar Timnas Indonesia untuk membawa Rizky Ridho dan kolega mentas di Piala Dunia untuk pertama kali sejak 1938.
Timnas Indonesia harus alami dua kekalahan atas Arab Saudi dan Irak di Grup B, Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Tak ayal, dua kekalahan itu membuat mimpi Skuad Garuda untuk tampil di turnamen 4 tahunan tersebut harus pupus.
Salah satu yang menjadi kritik dari para suporter, adalah pertandingan melawan Arab Saudi. Kala itu, Kluivert menurunkan susunan pemain yang jauh di luar ekspektasi dengan memainkan Marc Klok di lini tengah ketimbang Thom Haye.
Padahal, jika melihat kekuatan Arab Saudi saat ini, Skuad Garuda berpeluang meraih kemenangan yang akan membuka asa Timnas Indonesia ke Piala Dunia.
Namun, nasi sudah menjadi bubur. Para pemain Timnas Indonesia tidak mau harus menunggu lima tahun lagi untuk bermain di Piala Dunia 2030.
Dengan pemecatan Kluivert, PSSI mesti bergerak cepat untuk mencari pelatih baru. Beberapa nama, seperti Jesus Casas, Timur Kapadze hingga Erik ten Hag, dirumorkan akan jadi pelatih baru Skuad Garuda.
Menurut kamu, siapa sosok yang akan mengemban tanggung jawab sebagai juru taktik baru Timnas Indonesia?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Sportnieuws