Pelatih Timnas Indoneia, Patrick Kluivert. (REUTERS/Stringer)
INDOZONE.ID - Jagat sepak bola Indonesia tengah ramai membahas pemecatan Patrick Kluivert dari kursi kepelatihan Timnas Garuda.
Keputusan ini diambil sebagai buntut dari kegagalan Timnas Indonesia melaju lebih jauh di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia usai meraih 2 kekalahan beruntun menghadapi Arab Saudi dan Irak.
Tekanan dan ekspektasi yang tinggi membuat posisi pelatih kepala menjadi kursi panas yang taruhannya adalah pemecatan jika gagal.
Namun, ternyata Kluivert tidak sendirian. Di belahan dunia lain, tepatnya di Eropa, dua pelatih tim nasional juga harus angkat koper di tengah sengitnya persaingan menuju panggung sepak bola termegah di dunia.
Nasib mereka serupa, meski dengan alasan yang sedikit berbeda. Siapa saja mereka?
Baca juga: Inter Miami Ingin Datangkan Neymar untuk Lengkapi Trio MSN Bersama Messi dan Suarez
Nama pertama adalah legenda sepak bola Denmark, Jon Dahl Tomasson.
Dikenal sebagai striker tajam semasa bermain, karir kepelatihannya bersama Timnas Swedia harus berakhir pahit.
Penyebab utamanya? Hasil buruk yang konsisten di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa.
Di bawah asuhannya, Swedia yang biasanya menjadi salah satu kekuatan sepak bola Skandinavia, justru terpuruk.
Tim berjuluk Biru-Kuning ini terdampar sebagai juru kunci di fase grup.
Baca juga: Kursi Panas Pelatih PSM Makassar Segera Terisi, Ini Bocorannya!
Sebuah posisi yang tentu saja tidak bisa diterima oleh federasi, para pemain, dan terutama para penggemar sepak bola di Swedia yang memiliki ekspektasi tinggi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Flashscore.com