INDOZONE.ID - Para pemain La Liga melakukan aksi diam di awal sebagian besar pertandingan akhir pekan ini.
Aksi tersebut menjadi bentuk protes terhadap keputusan La Liga yang berencana menggelar laga di Amerika Serikat pada Desember mendatang.
Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Asosiasi Pesepak Bola Spanyol (AFE) sebagai respons atas keputusan kontroversial tersebut.
Baca juga: Jadwal Terlalu Padat, Real Madrid Minta La Liga Ganti Tanggal Laga Pembuka Musim 2025/2026
AFE menilai langkah itu diambil tanpa mempertimbangkan pendapat para pemain yang akan terdampak langsung.
Mereka menuntut agar La Liga lebih transparan dalam mengambil keputusan yang menyangkut kompetisi domestik.
Pertandingan Barcelona vs Villarreal di Miami Picu Kontroversi
Sebelumnya, La Liga telah mengonfirmasi bahwa pertandingan tandang Barcelona melawan Villarreal akan dimainkan di Miami, Amerika Serikat.
Keputusan ini muncul setelah mendapat persetujuan dari UEFA, meskipun disertai dengan sejumlah keberatan.
Namun, langkah itu langsung menuai protes dari berbagai pihak. Real Madrid menjadi klub pertama yang menolak ide tersebut pada Agustus lalu.
Baca juga: Real Madrid Pecahkan Rekor Penalti Terbanyak di La Liga Sejak 2016: Cetak 85 Kali Eksekusi!
Mereka beralasan bahwa menggelar pertandingan resmi di luar negeri dapat mengganggu keseimbangan kompetitif di Liga Spanyol dan merusak tradisi kompetisi.
“Mengingat penolakan yang terus terjadi dan sejumlah usulan tidak realistis dari La Liga, Asosiasi Pesepak Bola Spanyol dengan tegas menolak proyek ini karena tidak mendapat persetujuan dari para pihak utama dalam olahraga kami,” ujar AFE dalam pernyataan resmi pada Jumat (17/10/2025).
Aksi Diam Sudah Dimulai di Beberapa Pertandingan
Protes para pemain sudah terlihat sejak Jumat (17/10/2025). Dalam laga Oviedo melawan Espanyol, para pemain dari kedua tim berdiri diam selama 15 detik pertama pertandingan.
Aksi ini dilakukan sebagai tuntutan agar pihak liga mau berdialog secara terbuka dengan para pemain dan menjelaskan alasan di balik keputusan tersebut.
Baca juga: Izin Ditolak Pemerintah, Barcelona Tak Bisa Main di Camp Nou
AFE menegaskan bahwa pemain Barcelona dan Villarreal tidak dilibatkan dalam aksi awal ini untuk menghindari kesalahpahaman bahwa protes tersebut diarahkan kepada salah satu klub.
Meski begitu, para pemain Barcelona tetap ikut ambil bagian dalam aksi diam serupa pada Sabtu (18/10/2025).
Ketika laga Girona menghadapi Barcelona dalam derby Catalan dimulai, para pemain dari kedua tim juga berdiri diam selama 15 detik sebagai bentuk solidaritas terhadap rekan-rekan mereka di seluruh kompetisi.
La Liga Diminta Lebih Terbuka
Di sisi lain, Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF), Rafael Louzan, membela keputusan untuk memindahkan laga tersebut ke Amerika Serikat.
Ia menyebut langkah itu sebagai hadiah untuk para penggemar”yang ingin menyaksikan langsung aksi klub-klub La Liga di luar Eropa.
Sementara itu, AFE berharap agar pihak liga tidak hanya memikirkan aspek komersial, tetapi juga mempertimbangkan kesejahteraan dan pendapat para pemain.
Mereka meminta transparansi penuh mengenai rencana tersebut, termasuk alasan, dampak, serta bagaimana proyek ini akan dijalankan.
AFE menegaskan bahwa pemain tidak menolak inovasi, namun ingin dilibatkan dalam setiap keputusan besar yang menyangkut masa depan sepak bola Spanyol.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters