Disebut "Pembalap Amatir" oleh Bos McLaren Gara-Gara Insiden Duo Norris-Piastri DNF, Nico Hulkenberg: "Saya Terjepit dan Tak Ada Ruang!"
INDOZONE.ID - Drama di Grand Prix Amerika Serikat tidak perlu menunggu balapan utama. Sprint Race yang digelar pada hari Sabtu (18/10/2025) telah menyajikan kekacauan level tinggi, terutama di Tikungan 1 lap pertama yang langsung memakan korban. Dua pembalap McLaren, Lando Norris dan Oscar Piastri, harus pensiun dini (DNF), dan kambing hitam awal langsung tertuju pada satu nama, yakni Nico Hulkenberg, pembalap utama Kick Sauber.
Insiden tersebut memicu reaksi panas dari bos McLaren, Zak Brown, yang secara blak-blakan menyebut manuver pembalap veteran Kick Sauber itu sebagai “pembalap amatir”. Namun, benarkah Hulkenberg sepenuhnya bersalah? Sang pembalap Jerman punya cerita dari sisi lain.
Baca juga: Hasil F1 GP Silverstone: Mclaren Raih Poin Sempurna, Nico Hulkenberg Raih Podium Perdana
Kronologi Insiden dan Reaksi Panas Zak Brown
Saat balapan Sprint dimulai, Tikungan 1 di Sirkuit of The Americas (COTA) menjadi area pertempuran sengit. Di tengah kepadatan, mobil Sauber milik Nico Hulkenberg terlihat menyenggol McLaren milik Oscar Piastri. Akibat insiden itu, Piastri kehilangan kendali dan tanpa sengaja menabrak rekan setimnya sendiri, Lando Norris, hingga salah satu bannya terlepas.
Hasilnya? Bencana total bagi tim Papaya. Kedua mobil McLaren mengalami kerusakan fatal dan harus “mandi lebih cepat” dari Sprint Race.
Melihat kedua pembalap andalannya tersingkir dalam sekejap, Zak Brown langsung “ngegas” saat diwawancarai Sky Sports F1.
“Itu mengerikan,” kata Brown dengan nada kesal.
“Bukan salah kedua pembalap kami. Ada aksi level amatir di sana. Beberapa pembalap di depan menabrak dua orang kami. Jelas sekali Nico (Hulkenberg) menabrak Oscar dan dia tidak seharusnya berada di posisi itu,” lanjutnya.
Komentar tersebut langsung menjadi headline, menempatkan Hulkenberg di bawah sorotan tajam.
Hulkenberg Membela Diri: Terjepit di Antara Alonso dan Piastri
Setelah balapan, Hulkenberg memberikan pembelaan yang kuat. Menurutnya, ia berada dalam posisi yang mustahil dan tidak punya ruang untuk menghindar. Ia menjelaskan bahwa dirinya terjepit di antara dua mobil lain.
“Saya tidak punya ruang untuk terus melaju,” tegas Hulkenberg.
“Fernando (Alonso) mengambil sisi dalam. Saya tahu dia menusuk masuk, tapi saya tidak tahu persis di mana posisinya karena dia ada di blind spot saya, jadi saya ingin memberinya sedikit ruang,” jelasnya.
Di saat yang bersamaan, dari sisi luar, Piastri menutup ruang dengan sangat cepat.
“Lalu Oscar (Piastri) berbelok masuk dengan sangat tiba-tiba dan agresif. Saya ingin memotong kembali untuk keluar dari tikungan, tapi ya, saya sudah di sana. Sungguh sial bagi kita semua,” ujarnya.
Zak Brown Tarik Ucapannya Sendiri, Akui Bukan Salah “The Hulk”
Menariknya, setelah amarahnya mereda dan setelah meninjau ulang rekaman dari berbagai sudut, Zak Brown menunjukkan sikap sportif. Ia menarik kembali tuduhan awalnya terhadap Hulkenberg.
“Saya sudah meninjaunya kembali, dan saya rasa saya mengubah pandangan saya. Saya tidak bisa benar-benar menyalahkan Nico (Hulkenberg) untuk itu,” aku Brown kepada Sky Sports F1.
“Dalam panasnya momen, tentu saja saya sangat terganggu dengan apa yang saya lihat. Tapi saya rasa itu bukan karenanya,” lanjutnya.
Ketika Hulkenberg diberi tahu bahwa Brown telah meralat kritiknya, ia merespons dengan tenang.
“Bagus. Jadi kita semua sepakat,” ujar Hulkenberg kepada media.
Meski begitu, Hulkenberg tetap tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Insiden tersebut merusak balapannya yang berpotensi menghasilkan poin.
“Tetap saja frustrasi dan mengecewakan, karena mobil terasa kuat. Saya cukup yakin kami bisa mencetak poin. Tapi ya, beginilah, seandainya, seharusnya, semestinya,” tutupnya dengan pasrah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Sky Sports F1