Senin, 20 OKTOBER 2025 • 14:57 WIB

3 Keputusan Tepat Ruben Amorim yang Membuat Manchester United Kalahkan Liverpool di Anfield

Author

Ruben Amorim saat melatih di Manchester United. (REUTERS/Phil Noble)

INDOZONE.ID - Manchester United akhirnya memutus penantian panjang selama sembilan tahun sembilan bulan untuk kembali meraih kemenangan di markas Liverpool, Anfield.

Pada Minggu (19/10/2025), Setan Merah sukses menaklukkan tuan rumah dengan skor 2-1 dalam laga penuh tensi dan gengsi di Premier League.

Musim ini sebenarnya tidak dimulai dengan baik bagi Manchester United. Performa yang naik turun sempat membuat banyak yang meragukan arah permainan tim di bawah asuhan Ruben Amorim.

Baca juga: Harry Maguire Persembahkan Kemenangan MU atas Liverpool untuk Para Penggemar

Namun perlahan, pelatih asal Portugal itu mulai menemukan keseimbangan dan gaya bermain yang sesuai.

Kemenangan atas Liverpool menjadi momen penting yang menandai kebangkitan United sekaligus pembuktian kecerdikan Amorim dalam meracik strategi.

Jalannya Pertandingan

Gol pembuka United dicetak oleh Bryan Mbeumo di babak pertama, sebelum Harry Maguire memastikan kemenangan melalui sundulan tajam di menit ke-84.

Sejumlah pemain tampil gemilang, tetapi nama Ruben Amorim patut mendapat pujian utama berkat keputusan taktisnya yang sangat tepat sepanjang laga.

Baca juga: Meski di Bawah Tekanan, Ruben Amorim Tegaskan Tidak Akan Mengundurkan Diri sebagai Pelatih MU

Dengan hasil ini, Manchester United mencatat empat kemenangan dari enam pertandingan terakhir di Premier League, catatan terbaik sejak Amorim datang ke Old Trafford.

Berikut tiga keputusan cerdas Ruben Amorim yang menjadi kunci kemenangan bersejarah di Anfield.

1. Menurunkan Amad Diallo sebagai Bek Kanan

Selebrasi Bryan Mbeumo dan Amad Diallo setelah mencetak gol di Manchester United. (REUTERS/Phil Noble)

Salah satu keputusan paling berani sekaligus brilian dari Amorim adalah menurunkan Amad Diallo di posisi bek sayap kanan.

Sebelum laga, banyak yang menyarankan langkah ini untuk memanfaatkan kelemahan di sisi kiri pertahanan Liverpool, dan Amorim membuktikan instingnya tepat sasaran.

Baca juga: Sering Gonta-Ganti Posisi, Amad Diallo Kesulitan Beradaptasi dengan Formasi 3-4-3 Ruben Amorim

Amad tampil luar biasa sepanjang pertandingan. Ia memberikan assist untuk gol pembuka Bryan Mbeumo dan terus menekan Milos Kerkez hingga pemain Liverpool itu kesulitan mengembangkan permainan.

Kecepatan dan visi bermain Amad menjadi senjata utama United di sisi kanan. Tak berlebihan jika ia disebut sebagai salah satu pemain terbaik di lapangan malam itu.

2. Memainkan Matheus Cunha sebagai Striker

Matheus Cunha saat bermain di Manchester United. (REUTERS/Phil Noble)

Keputusan penting berikutnya adalah menurunkan Matheus Cunha sebagai striker utama menggantikan Benjamin Sesko.

Amorim mempercayai Cunha untuk memimpin lini depan dan keputusan ini memberikan dampak besar bagi alur serangan Manchester United.

Meski tidak mencetak gol atau assist, Cunha tampil impresif. Ia aktif bergerak mencari ruang, menekan pertahanan lawan, dan menjadi penghubung yang efektif antara lini tengah dan lini depan.

Baca juga: Matheus Cunha Resmi Gabung Manchester United, Bakal Bersinar atau Flop?

Pergerakan dinamisnya membuat pertahanan Liverpool kerepotan. Dalam beberapa momen, ia nyaris mencetak gol, menunjukkan betapa efektif perannya bagi sistem permainan United.

Amorim tampaknya telah menemukan formula ideal untuk mengoptimalkan kemampuan Cunha.

Dengan kepercayaan dan jam bermain yang konsisten, penyerang asal Brasil itu bisa menjadi sosok penting bagi United di sisa musim ini.

3. Memilih Tiga Bek Berpengalaman

Harry Maguire saat bermain di Manchester United. (Dok. Manchester United)

Langkah terakhir yang terbukti jitu adalah keputusan Amorim untuk mempercayakan lini belakang kepada trio bek berpengalaman: Luke Shaw, Harry Maguire, dan Matthijs de Ligt.

Banyak yang sempat heran ketika Leny Yoro tidak masuk dalam susunan pemain utama, namun keputusan itu justru menjadi kunci kokohnya pertahanan United.

Baca juga: Harry Maguire Optimis Manchester United Akan Memulai Musim 2025/26 dengan Baik

Luke Shaw tampil solid dan disiplin, sementara De Ligt kembali memperlihatkan ketenangan khasnya dalam mengantisipasi serangan Liverpool.

Di sisi lain, Harry Maguire bukan hanya tangguh dalam bertahan, tetapi juga menjadi pahlawan kemenangan lewat gol sundulannya di menit akhir.

Kehadiran tiga bek berpengalaman tersebut membuat lini belakang United sulit ditembus. Liverpool, yang biasanya tampil dominan di kandang, justru dibuat frustrasi dan gagal menciptakan peluang bersih sepanjang pertandingan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: United In Focus

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU