Selasa, 21 OKTOBER 2025 • 13:20 WIB

Oscar Piastri Capek Mental usai Balapan di GP Amerika, Jenson Button: "Situasi yang Sangat Sulit Baginya"

Author

Jenson Button (Sumber: Richard Dole / LAT Images via dailysportscar.com)

INDOZONE.ID - Gelar juara dunia Formula 1 yang tadinya sudah di depan mata bagi Oscar Piastri kini terasa makin jauh. Setelah tampil kurang gacor sepanjang akhir pekan Grand Prix Amerika, pembalap McLaren asal Australia ini harus menghadapi kenyataan pahit. Keunggulannya di puncak klasemen atas rekan setimnya, Lando Norris, kini makin tipis hanya tersisa 14 poin.

Situasi ini membuat Piastri mengalami kelelahan mental, dan kondisi tersebut ternyata dipahami betul oleh Jenson Button, juara dunia musim 2009. Menurutnya, Piastri sedang berada dalam "situasi yang sangat sulit" yang bisa menentukan nasib gelar juaranya musim ini.

Kalian pasti bertanya-tanya, kenapa Jenson Button paham banget dengan kondisi tersebut? Jawabannya simpel: karena ia pernah berada di posisi yang sama. Pada musim 2009, Button memulai musim dengan sangat dominan, memenangkan enam dari tujuh balapan pertama bersama tim Brawn GP (sekarang Mercedes). Tapi setelah itu, ia tidak pernah menang lagi hingga akhir musim dan harus berjuang mati-matian menahan tekanan dari rekan setimnya saat itu, Rubens Barrichello.

Baca juga: Disebut "Pembalap Amatir" oleh Bos McLaren Gara-Gara Insiden Duo Norris-Piastri DNF, Nico Hulkenberg: "Saya Terjepit dan Tak Ada Ruang!"

Button mengaku bahwa tekanan mental dalam perebutan gelar juara dunia sangat nyata dan berat.

"Ya, ini adalah situasi yang sangat rumit yang harus dihadapi. Mobilnya tidak seperti yang diharapkan, atau seperti di awal tahun," kata Button kepada Sky Sports, merujuk pada performa McLaren yang sedikit menurun.

"Dulu mobil mereka sangat kuat, bahkan tak terkalahkan. Sekarang performa mobil sedikit menurun, dan secara pribadi kamu mulai memikirkan kejuaraan dunia. Kamu jadi berpikir untuk tidak kehilangan poin, tidak membuat kesalahan, dan justru saat itulah kesalahan sering terjadi," jelas Button.

Button bahkan curhat soal pengalamannya sendiri. "Saya adalah orang pertama yang membuat terlalu banyak kesalahan saat berjuang untuk kejuaraan dunia. Saya menekan diri saya sendiri terlalu keras dan tidak menanganinya dengan baik."

Jenson Button. (Instagram/@jensonbutton)

Namun, ia berharap Piastri bisa belajar dari pengalaman orang lain. "Semoga Oscar (Piastri) belajar dari kegagalan orang lain. Dia punya Mark Webber yang mendampinginya, yang pernah melewati masa-masa sulit dan bisa membuatnya tetap positif."

Di saat Piastri sedang struggling, Lando Norris justru berada di puncak kepercayaan diri dengan keunggulan dari rekan setimnya yang kini hanya berjarak 14 poin. Momentum jelas ada di pihak pembalap Inggris tersebut. Button pun melihat perubahan besar pada diri Norris.

"Dia (Norris) tampak sangat positif dalam beberapa balapan terakhir. Dia terlihat percaya diri, dan sejak awal akhir pekan (di Austin), dia konsisten lebih cepat tiga per sepuluh detik dari Oscar," tambah Button.

Baca juga: Testimoni Semua Tim F1 di Sprint Race dan Kualifikasi GP Amerika: Red Bull Tampak Perkasa, McLaren Berakhir Nestapa!

Norris yang finis P2 di GP Amerika menjadi pukulan psikologis telak bagi Piastri. "Jika dia bisa menang di sini, itu akan memberikan kepercayaan diri yang besar untuk sisa musim ini, dan itu akan membuat segalanya lebih sulit bagi Oscar (Piastri)," ujar Button.

"Kepercayaan diri kini ada di pihak Lando, dan hal negatif lebih condong ke Oscar, sesuatu yang tidak pernah kita duga akan terjadi padanya! Tapi inilah olahraga; secara mental, olahraga ini sangat berat," pungkasnya.

Kini, dengan lima balapan tersisa, pertarungan untuk gelar juara dunia musim 2025 bukan lagi hanya soal siapa yang punya mobil tercepat, tetapi juga soal siapa yang punya mental paling kuat. Mampukah Oscar Piastri bangkit dari tekanan ini, atau akankah Lando Norris memanfaatkan momentum untuk merebut gelar dari genggaman rekan setimnya?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Sky Sports

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU