Jumat, 24 OKTOBER 2025 • 08:10 WIB

Sempat Diejek Igor Tudor, Bagaimana Como Bertransformasi Jadi Kekuatan Baru di Serie A?

Author

Klub Serie B, yakni Como 1907, resmi promosi ke Serie A pada musim 2024-2025. (X/@Como_1907)

INDOZONE.ID - Como 1907 saat ini tengah menjadi fenomena baru di ajang Serie A. Bagaimana tidak, mereka baru saja meraih kemenangan bersejarah atas Juventus pada akhir pekan lalu.

Pada pertandingan yang digelar di Giuseppe Sinigaglia pada Minggu (19/10/2025), Como berhasil kalahkan Juventus dengan skor 2-0.

Kemenangan tersebut tentunya menjadi kemenangan pertama I Lariani dalam 73 tahun terakhir. Mereka terakhir meraih kemenangan atas klub Nyonya Tua pada tahun 1952 lalu.

Dalam pertandingan itu, dua gol kemenangan Como dicetak Marc-Oliver Kempf pada menit ke-4, dan satu gol lainnya dicetak oleh Nico Paz di menit ke-74.

Namun, kemenangan Como atas Juventus mendapat komentar pedas dari Igor Tudor, dalam wawancara yang dikutip dari Sky Sports Italia, Igor Tudor menyebut Como sebagai 'klub kecil palsu'.

Ia menambahkan, klub asal Lombardy itu gemar menghabiskan uang dan pelatih memilih semua pemain yang direkrut.

Namun jangan salah, sejak dibeli Hartono Bersaudara pada 2019 lalu, kini Como perlahan mulai menjadi kekuatan baru di Serie A.

Pada musim lalu, mereka finish di peringkat ke-10 dan pada musim ini klub besutan Cesc Fabregas itu duduk di peringkat ke-6, sementara Serie A musim 2025/26.

Baca juga: Kekesalan Fans Meledak ke Mohamed Salah meski Liverpool Bantai Eintracht Frankfurt 5-1 di Liga Champions

Cara Djarum Group Ubah Como dari Tim Antah Berantah hingga Jadi Kekuatan Baru di Serie A

Tentunya, banyak orang awam yang penasaran bagaimana cara Djarum Group, mentransformasi Como dari tim antah berantah yang hampir bangkrut, menjadi seperti sekarang ini yang mampu bersaing di papan atas Serie A.

Pada artikel ini, tim Indozone akan beri ulasan singkatnya. Yuk simak!

Dibeli Kurang dari Rp5 Miliar tapi Punya Roadmap yang Jelas

Suporter Como (Instagram @comofootball)

Djarum Group resmi mengakuisisi Como pada tahun 2019 lalu, saat mereka masih berkutat di Serie D. Saat masa-masa awal Djarum beli saham mayoritas Como, kondisi klub asal Lombardy itu cukup memprihatinkan. Mereka saat itu hampir bangkrut.

Hingga akhirnya, Hartono Bersaudara bersama Djarum Group membeli Como dengan biaya kurang dari Rp5 miliar.

Hal itu diungkapkan Mirwan Soewarso dalam wawancaranya bersama pengamat sepak bola Indonesia, Firzie Idris, pada tahun 2019 lalu.

"Kami belinya tak sampai 5 miliar Rupiah. Istilahnya, kami menebus di pegadaian. Kami hanya memastikan karyawan mereka gajinya terselesaikan," ujar Mirwan Soewarso dalam wawancaranya pada tahun 2019 lalu, yang dikutip dari akun X Firzie Idris pada Kamis (23/10/2025).

Dibeli dengan biaya yang kurang dari Rp5 miliar, Como di bawah naungan Djarum Group justru mampu berkembang pesat. Mereka promosi ke Serie C pada tahun 2019 lalu.

Kemudian promosi ke Serie B pada musim 2020/21, dan puncaknya adalah promosi ke Serie A pada musim 2024/25.

Baca juga: Tim Angkat Berat Indonesia Gagal Raih Juara di World Para Powerlifting Championship 2025 Mesir

Di musim perdana mereka berkiprah di Serie A, Como berhasil mengakhiri musim di posisi ke-10. Kini, klub sungai tersebut bertengger di posisi ke-6 klasemen sementara Serie A musim ini.

Tentu saja, kesuksesan Como sekarang ini, berkat investasi jangka panjang yang diterapkan Djarum Group. Gak cuma itu, mereka juga punya roadmap yang jelas untuk menentukan arah klub ke depannya.

Jika kita menilik dari jajaran petinggi Como, mereka punya beberapa nama tenar seperti Thierry Henry sebagai pemegang saham minoritas, bersama pelatih mereka Cesc Fabregas.

Kemudian ada juga Raphael Varane yang ditunjuk sebagai anggota dewan direksi Como. 

Selain itu, mereka juga memiliki Carlalberto Ludi sebagai direktur olahraga, dan Osian Roberts kini tergabung ke dalam staff kepelatihan Fabregas.

Sebelumnya, pada masa-masa awal kebangkitan Como, Djarum juga sempat menunjuk legenda Chelsea yakni Denis Wise sebagai konsultan teknis dan juga direktur eksekutif klub.

Namun, Wise memutuskan mundur dari jabatannya pada pertengahan Juli 2024 lalu.

Baca juga: Kalah Tipis dari Real Madrid, Igor Tudor Sebut Juventus Sudah Bermain Cukup Baik

Pemain Muda dan Pemain Senior Jadi Fondasi Klub

Nico Paz saat bermain di COMO 1907 (REUTERS PIC)

Selain dari sisi petinggi klub yang berpengalaman di sepak bola, Como juga menjadikan pemain muda, dan juga pemain senior sebagai fondasi klub untuk jangka panjang.

Kita bisa lihat, Como saat ini memiliki banyak pemain muda berbakat. Mulai dari Nico Paz, Maximo Perrone, Jesus Rodriguez, Jacobo Ramon, Alex Valle, Martin Baturina dan masih banyak lagi.

Dengan banyaknya pemain muda, tentunya ini akan menjadi investasi jangka panjang bagi Como ke depannya. Namun, dibalik kesuksesan Como yang kini menjadi kekuatan baru di Serie A, juga ada peran dari beberapa pemain senior dan berpengalaman.

Hal itu terbukti, mereka membeli beberapa nama tenar seperti Sergi Roberto, Alberto Moreno, Michael-Oliver Kemps, Alvaro Morata, Maxence Coqueret, Anatasios Douvikas dan masih banyak lagi.

Dari pembelian-pembelian yang sesuai kebutuhan itulah membuat Como menjadi tim yang mampu bersaing di papan atas Serie A musim ini.

Tak mengherankan memang, jika Como sangat berambisi untuk menjadi kekuatan baru di Serie A bahkan Eropa.

Sebab, dengan komposisi skuad mereka saat ini, sangat memungkinkan untuk bersaing di papan atas bahkan lolos ke kompetisi Eropa.

Baca juga: Eintracht Frankfurt Cantumkan Nama Diogo Jota di Line Up Liverpool Sebagai Bentuk Penghormatan

Menargetkan Lolos ke Kompetisi Eropa Musim Depan

Como juga menargetkan finish di posisi 6 besar Serie A musim ini, demi bisa bermain di kompetisi Eropa musim depan. Sebelumnya, mereka sudah mengarungi musim yang cukup apik pada musim lalu dengan finish di posisi 10 besar.

Kini, petinggi klub Mirwan Soewarso dan jajarannya, punya target yang lebih tinggi lagi untuk bisa membawa Como lolos ke kompetisi Eropa.

Dengan beberapa pembelian di musim panas lalu, tentunya skuad Como saat ini jauh lebih siap dibandingkan lalu, untuk terus bersaing di papan atas.

Apalagi, dengan pembelian beberapa pemain muda seperti Maximo Perrone dari Man City, Jesus Rodriguez dari Real Betis hingga Jacobo Ramon dari Real Madrid, menjadi bukti, Djarum Group sangat serius dalam mengembangkan Como dari tim antah berantah, menjadi kekuatan besar di sepak bola Eropa.

Tentunya, dengan kedalaman skuad saat ini, bukan tidak mungkin Como akan lolos setidaknya ke Liga Europa pada musim ini.

Namun, jika tim asuhan Cesc Fabregas bisa lolos ke Liga Champions tentunya itu akan menjadi pencapaian besar bagi klub Lariani itu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Amatan, Amatan, Sky Sports Italia, Sky Sports Italia, X @firzieidris, X @firzieidris

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU