INDOZONE.ID - Pelatih Liverpool, Arne Slot, sedang mengalami ujian tersulit selama melatih, usai timnya menelan empat kekalahan beruntun di Premier League.
Terbaru, Liverpool tumbang 3-2 dari Brentford di Gtech Community Stadium, Sabtu (25/10/2025). Kekalahan tersebut memperpanjang catatan buruk mereka dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan suporter.
Slot mengakui bahwa tim-tim lawan kini mulai memahami cara untuk meredam permainan agresif Liverpool. Kondisi ini membuatnya harus segera menemukan solusi agar performa tim tidak terus merosot.
Baca juga: Liverpool Empat Kali Kalah Beruntun, Arne Slot Hadapi Ujian Terberat Sejak Gantikan Jurgen Klopp
Performa Menurun Setelah Awal Musim yang Menjanjikan
Padahal, Liverpool sempat tampil meyakinkan di awal musim dan tampak siap mempertahankan gelar juara Premier League.
Namun, kekalahan dari Crystal Palace, Chelsea, Manchester United, dan Brentford membuat posisi mereka di klasemen tergusur dari empat besar.
Slot menilai, kekalahan dari Brentford menjadi yang paling menyakitkan. Menurutnya, lawan mampu tampil lebih efektif dan memanfaatkan setiap celah di lini pertahanan Liverpool.
“Saya sudah sering mengatakan, banyak tim kini memiliki gaya bermain tertentu untuk melawan kami," ujar Slot usai pertandingan.
"Strategi mereka sangat efektif, dan kami belum menemukan cara yang tepat untuk mengatasinya,” tambahnya.
“Kebobolan cepat di lima menit awal tentu tidak membantu. Tapi meski kami bermain di bawah standar, kami masih bisa mencetak dua gol dan menciptakan beberapa peluang,” lanjutnya.
Masalah di Lini Pertahanan Jadi Perhatian
Salah satu masalah terbesar Liverpool musim ini adalah, kebobolan gol cepat. Dalam empat kekalahan terakhir di Premier League, mereka selalu tertinggal lebih dulu.
Pola ini juga terlihat di Liga Champions, saat menghadapi Eintracht Frankfurt pada Rabu (22/10/2025). Beruntung, pada laga tersebut, Liverpool berhasil bangkit dan menang 5-1.
Namun, di Premier League, kebiasaan buruk itu berakibat fatal. Lini belakang yang buruk, membuat tim mudah ditekan lawan dan sulit mengontrol jalannya pertandingan.
Belanja Mahal Belum Berbuah Hasil
Pada bursa transfer musim panas lalu, Liverpool menggelontorkan lebih dari 400 juta poundsterling untuk mendatangkan pemain-pemain muda berbakat seperti, Florian Wirtz, Hugo Ekitike, Milos Kerkez, dan Alexander Isak.
Harapannya, tambahan pemain baru itu bisa menjaga konsistensi tim sepanjang musim. Sayangnya, investasi besar tersebut belum menunjukkan hasil yang diharapkan.
Baca juga: Belum Siap, Arne Slot Minta Suporter Liverpool Bersabar Tunggu Debut Alexander Isak
Performa tim masih jauh dari penampilan gemilang musim lalu, saat mereka berhasil meraih gelar Liga Inggris ke-20 dalam sejarah klub.
Kini, Liverpool sudah menelan empat kekalahan dari sembilan pertandingan pertama, jumlah yang sama dengan total kekalahan mereka sepanjang musim sebelumnya.
Slot pun dihadapkan pada tekanan untuk segera membalikkan situasi. Jika tidak segera menemukan formula terbaik, peluang Liverpool mempertahankan gelar juara bisa semakin menjauh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters