INDOZONE.ID - Legenda Timnas Inggris, Ian Wright baru-baru ini membela Jude Bellingham setelah pelatih The Three Lions Thomas Tuchel mengatakan bahwa pemain Real Madrid itu harus menerima keputusann ditarik keluar di babak kedua pertandingan terakhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa melawan Albania.
Bellingham, yang kembali memperkuat Timnas Inggris, menunjukkan rasa frustrasinya saat ia digantikan dalam pertandingan terakhir Kualifikasi Piala Dunia melawan Albania, yang dimenangkan oleh Harry Kane dan kolega dengan skor 0-2 di Tirana.
Kendati begitu, Ian Wright membela bintang berusia 22 tahun tersebut dan menduga adanya narasi palsu soal perilaku Bellingham di luar lapangan.
"Mereka [media] perlu menciptakan perseteruan semacam ini karena tidak ada lagi yang bisa dibicarakan sampai Piala Dunia, jadi ini akan terus berlanjut sampai Piala Dunia," tulis Ian Wright dalam cuitannya di akun Instagramnya yang dikutip dari ESPN pada Senin (17/11/2025).
Baca juga: Profil Troy Parrott: Sempat Dibuang Tottenham Hotspur, Kini Jadi Pahlawan Bagi Irlandia
"Mereka benci karena tak bisa menjangkaunya. Mereka benci karena tak bisa memengaruhi kariernya seperti yang telah mereka lakukan kepada banyak orang sebelumnya. Seorang pemuda yang diberkati dengan bakat dan cinta yang berlimpah," lanjutnya.
Bellingham sendiri sebelumnya tidak masuk ke dalam skuad Timnas Inggris pada jeda Internasional periode Oktober lalu, Tuchel juga menegaskan bahwa ia tidak ada masalah dengan mantan pemain Borussia Dortmund tersebut.
Tuchel sendiri juga meminta maaf kepada Bellingham setelah ia mengatakan ibunya sendiri menganggap perilakunya di lapangan sangat "menjijikkan".
Sebelumnya, dalam konferensi persnya seusai laga melawan Albania di partai terakhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa, Tuchel mengatakan bahwa Bellingham harus menerima keputusan yang dibuat oleh pelatih asal Jerman tersebut.
Baca juga: FIFA Gandeng Aparat Hukum untuk Menindak Pelecehan Online di Seluruh Dunia
"Itulah keputusannya, dan dia harus menerima keputusan itu. Temannya menunggu di pinggir lapangan, jadi Anda harus menerimanya, menghormatinya, dan terus maju. Saya tidak melihatnya seperti itu, saya harus meninjaunya. Saya melihat dia tidak senang. Saya tidak ingin membesar-besarkannya saat ini," ujar Thomas Tuchel saat ditanya soal reaksi Jude Bellingham saat ditarik keluar di babak kedua.
Tuchel juga memberi wejangan kepada Bellingham dalam konferensi persnya, ia mengakui bahwa ada rasa tidak suka dari raut wajah kakak Jobe Bellingham tersebut saat digantikan.
Akan tetapi, mantan pelatih Borussia Dortmund tersebut menekankan bahwa hal itu adalah tentang komitmen untuk saling menghargai satu sama lain.
"Saya pikir pada tingkat tertentu jika Anda memiliki pemain seperti Jude, yang sangat kompetitif, mereka tidak akan pernah menyukainya, tetapi, seperti yang Anda katakan, kata-kata saya tetap berlaku," ujar pelatih berusia 52 tahun itu menambahkan.
"Ini tentang standar dan level, dan ini tentang komitmen dan rasa hormat satu sama lain. Jadi, ada seseorang yang menunggu di luar, dan kami tidak akan mengubah keputusan kami hanya karena seseorang melambaikan tangannya," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ESPN