INDOZONE.ID - FIFA memastikan bahwa FIFA Series edisi kedua akan hadir dengan format lebih besar pada 2026. Turnamen dua tahunan yang dirancang untuk negara-negara berperingkat rendah dan memiliki keterbatasan pendanaan ini, juga akan menambahkan edisi khusus tim nasional wanita.
Kabar ini diumumkan pada Jumat 21 November 2025 dan langsung mendapat perhatian, terutama dari negara-negara yang membutuhkan lebih banyak pertandingan internasional.
Baca juga: Rusia Siapkan "Piala Dunia" Tandingan untuk Tim yang Tak Lolos Kualifikasi FIFA Word Cup 2026
Antusiasme FIFA Series
FIFA Series pertama pada 2024 diikuti oleh 24 negara. Meski sebagian laga hanya menarik sedikit penonton, beberapa pertandingan justru memicu antusiasme besar.
Final di Kairo antara Mesir dan Kroasia menjadi contohnya, dengan lebih dari 85 ribu penonton memenuhi stadion. Kroasia kemudian mengangkat trofi setelah menang 4-2.
FIFA menyebutkan, bahwa minat negara-negara untuk menjadi tuan rumah sebenarnya cukup tinggi, tetapi hanya mereka yang memenuhi standar kelayakan yang mendapatkan kesempatan.
Baca juga: FIFA Luncurkan Penghargaan “FIFA Peace Prize” untuk Dukung Perdamaian Dunia Lewat Sepak Bola
Daftar Tuan Rumah FIFA Series 2026
Untuk edisi 2026, delapan negara dipilih menjadi tuan rumah FIFA Series kategori pria, yaitu Australia, Azerbaijan, Indonesia, Kazakhstan, Mauritius, Puerto Rico, Rwanda, dan Uzbekistan. Sementara itu, FIFA Series wanita akan debut di Brasil, Pantai Gading, dan Thailand.
Kehadiran Indonesia dalam daftar tuan rumah tentu membuat masyarakat pecinta sepak bola Tanah Air menaruh harapan yang tinggi.
Banyak yang menantikan siapa saja calon lawan yang akan dihadapi, serta seberapa besar dampaknya bagi perkembangan Timnas Indonesia yang memiliki target bermain di Piala Dunia 2030.
Misi Pengembangan Sepak Bola Dunia
FIFA menegaskan, bahwa tujuan utama turnamen ini adalah memberikan pengalaman internasional bagi negara-negara yang jarang mendapatkan kesempatan bermain melawan tim dari benua lain.
FIFA juga membantu pembiayaan perjalanan, akomodasi, dan kebutuhan logistik lainnya agar setiap negara dapat berpartisipasi tanpa beban berlebih.
“FIFA Series bertujuan membuka potensi pengembangan bagi pemain, pelatih, dan penggemar, sekaligus mempromosikan universalitas serta keberagaman sepak bola melalui pertandingan yang bermakna,” ujar Presiden FIFA Gianni Infantino.
Meski begitu, minat penonton masih beragam. Pada edisi 2024 di Sri Lanka, misalnya, hanya 550 penonton hadir saat Republik Afrika Tengah menang 4-0 atas Papua Nugini.
Tantangan ini menjadi pekerjaan rumah FIFA untuk meningkatkan daya tarik turnamen di masa depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Inside FIFA