Gelar Rapat Umum Tahunan Real Madrid, Florentino Perez Ungkit Soal Kasus Jose Maria Enriquez Negreira
INDOZONE.ID - Presiden Real Madrid, Florentino Perez, baru-baru ini kembali melontarkan serangannya terhadap Barcelona.
Ia menuding bahwa, klub asal Catalan itu telah membayar wakil asosiasi wasit Spanyol, Jose Maria Enriquez Negreira.
Serangan Florentino Perez kepada Barcelona tersebut terjadi saat dirinya mengadakan, rapat umum tahunan klub pada Minggu (22/11/2025) waktu setempat.
Dalam rapat umum tahunan klub, Perez tidak hanya menyerang Barcelona soal kasus Negreira, tetapi juga menunjukkan statistik mencurigakan dalam perwasitan di Spanyol.
Ia juga mengkritik Presiden La Liga Javier Tebas, yang ingin mengadakan pertandingan di Miami, Amerika Serikat.
Florentino Perez memfokuskan kritik awalnya pada transaksi Barcelona kepada Jose Maria Enriquez Negreira, dengan alasan pembayaran tersebut dapat membahayakan integritas dunia olahraga.
Baca juga: UEFA Jatuhkan Sanksi Tiga Laga untuk Luis Diaz setelah Tekel Keras Kepada Achraf Hakimi
Bahkan, Perez juga menyebutkan, Barcelona tidak normal membayar wakil presiden asosiasi wasit dengan biaya lebih dari 8 juta Euro (Rp153 miliar) dalam rentang waktu 17 tahun.
"Sangat tidak normal jika Barcelona membayar wakil presiden asosiasi wasit lebih dari 8 juta Euro selama setidaknya 17 tahun," ujar Florentino Perez yang dikutip dari Defensa Central pada Senin (24/11/2025).
"Apapun alasannya, wakil presiden wasit, yang memegang posisi penting. Sebuah periode yang kebetulan bertepatan dengan hasil terbaik Barcelona di negara kita," lanjutnya.
Lebih lanjut, Florentino Perez juga memaparkan sebuah data konkrit. Barcelona begitu sering diuntungkan di ajang La Liga. Apalagi saat Barcelona bersua dengan Real Madrid.
"Kita semua bisa sepakat bahwa pengusiran pemain membutuhkan tingkat subjektivitas yang tinggi. Lihat, Real Madrid telah menerima total dua pengusiran di abad ke-21," ujar Perez memaparkan.
"Dan Barcelona, dengan 61 kartu merah yang menguntungkannya. Selisihnya tidak kurang dari 59. Rekor kartu merah pada masa Negreira, rekor Barcelona adalah +49 dan Real Madrid -1. Buatlah kesimpulan Anda sendiri," sambungnya.
Baca juga: Ajukan Banding ke CAS Dinilai Rusak Kredibilitas Sepak Bola Malaysia, FAM Diminta Menyerah ke FIFA
Perez Juga Kritik Kualitas Wasit Spanyol dan La Liga
Tak cuma itu, Florentino Perez juga memperluas kritikannya kepada kualitas permainan sepak bola Spanyol secara keseluruhan, dan juga kerugian yang dirasakan Real Madrid.
Ia juga mengambil contoh kasus, yang mana wasit asal Spanyol cukup kurang di ajang Piala Dunia Antarklub. Hal itu membuktikan rendahnya kualitas wasit Spanyol.
"Tingkat wasit Spanyol juga tidak dapat diterima. Sangat disayangkan FIFA tidak memilih satu pun wasit Spanyol untuk Piala Dunia Antarklub baru-baru ini," ujar Florentino Perez.
Baca juga: Media Uzbekistan: Timur Kapadze Hampir Ditunjuk sebagai Pelatih Timnas Indonesia
Florentino Perez juga memberikan kritikan keras kepada presiden La Liga, Javier Tebas, yang ingin mengadakan pertandingan La Liga antara Barcelona vs Villareal di Miami, Amerika Serikat.
Baginya, hal itu tidak normal bagi presiden La Liga yang mempromosikan pertandingan di luar Spanyol dan membandingkanya dengan pertandingan NFL di Santiago Bernabeu baru-baru ini.
"Tidak normal bagi presiden LaLiga untuk mempromosikan pertandingan di luar Spanyol. Bahkan kapten mereka Frenkie de Jong sepertinya tidak menganggap itu normal," tutur pria berusia 78 tahun itu menjelaskan.
"Dan juga tidak normal jika LaLiga mendukung dua tim, Barcelona dan Villarreal, dan mendapatkan akses terhadap insentif finansial tambahan untuk bermain di Miami. Namun kita harus mendengarkan Tuan Tebas yang mencoba membenarkan hal ini dengan membandingkannya dengan pertandingan NFL," lanjutnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Defensa Central