INDOZONE.ID - Jamie Carragher menilai Arne Slot hanya memiliki satu minggu untuk menyelamatkan posisinya sebagai manajer Liverpool.
Kritik pedas dari legenda Liverpool itu muncul setelah performa The Reds terus menurun dalam beberapa pekan terakhir.
Carragher menyoroti perilaku Slot yang menurutnya membuat Liverpool terlihat seperti klub kecil, sesuatu yang tidak sejalan dengan identitas klub.
Baca juga: Liverpool Kalah 1-4 dari PSV di Anfield, Arne Slot Akui Ruang Ganti Diliputi Kekecewaan
Performa Liverpool memang sudah berada di titik kritis. Dari 12 pertandingan terakhir di semua kompetisi, The Reds menelan sembilan kekalahan.
Rentetan hasil negatif itu berlanjut pada kekalahan 1-4 dari PSV Eindhoven di Anfield pada Liga Champions, hanya beberapa hari setelah dipermalukan Nottingham Forest 0-3 di kandang sendiri.
Tiga Laga Penentu Masa Depan Slot
Carragher melihat tiga pertandingan berikutnya sebagai penentu masa depan Slot di Liverpool.
Tekanan semakin terasa karena Liverpool kini tercecer di peringkat 12 klasemen Premier League dan gagal menunjukkan konsistensi yang dibutuhkan untuk bersaing di papan atas.
"Arne Slot memiliki seminggu untuk menyelamatkan pekerjaannya," tulis Carragher dalam kolomnya di The Telegraph.
Baca juga: Steven Gerrard Desak Arne Slot Cari Solusi untuk Hentikan Kekalahan Beruntun Liverpool
"Sulit dipercaya, tetapi tiga laga berikutnya Liverpool adalah melawan West Ham United, Sunderland, dan Leeds United," lanjutnya.
"Jika perolehan poin kurang dari tujuh, situasi yang sudah tidak dapat diterima ini akan berubah menjadi tidak bisa dipertahankan," tambahnya.
Situasi tersebut membuat posisi Slot berada di ujung tanduk. Hasil yang kurang memuaskan dalam tiga pertandingan itu bisa berujung pada pemecatan.
Kecaman pada Perilaku Slot di Luar Lapangan
Selain performa di lapangan, perilaku Slot di luar lapangan juga kembali menjadi perhatian.
Sebuah video yang memperlihatkan dirinya merayakan juara di Ibiza sebelum musim berakhir kembali viral.
Dalam video itu, Slot tampak berada di belakang booth DJ di O Beach, sementara penggemar di sekitarnya mengibarkan spanduk bertuliskan “Champions!” dan menyanyikan lagu Freed From Desire.
Baca juga: Thomas Tuchel Resmi Jadi Pelatih Timnas Inggris, Jamie Carragher: Pelatih Asing Bukan Solusi Tepat
Bagi Carragher, momen tersebut mencerminkan perubahan mentalitas yang tidak tepat bagi sosok pemimpin tim sebesar Liverpool. Ia menilai tindakan itu menunjukkan kurangnya profesionalisme
"Pada dasarnya, keputusan untuk berhenti bekerja sebelum musim berakhir adalah tindakan tidak profesional," kata Carragher.
"Dalam sudut pandang terburuk, Liverpool terlihat seperti klub kecil yang baru pertama kali meraih gelar," tambahnya.
Kritik dari Paul Scholes
Komentar Carragher juga sejalan dengan kritik dari Paul Scholes. Legenda Manchester United itu sebelumnya menyebut tindakan Slot di Ibiza sebagai perilaku yang tidak menghormati dan tidak berkelas.
Kritik dari dua legenda yang pernah mencicipi juara bersama klubnya itu menunjukkan besarnya perhatian terhadap situasi Liverpool saat ini.
Baca juga: Paul Scholes Khawatir dengan Masa Depan Pemain MU Ini, Siapa Yaa?
Dengan tekanan yang terus meningkat, minggu depan akan menjadi periode yang sangat menentukan bagi Arne Slot.
Hasil positif dalam tiga laga mendatang tidak hanya menentukan posisi Liverpool di klasemen, tetapi juga masa depan Slot di Liverpool.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: The Telegraph