INDOZONE.ID - Timnas Inggris bersiap memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Kroasia, lawan yang sudah berkali-kali memberi tantangan berat.
Pertandingan yang digelar pada 17 Juni di Grup L ini langsung menjadi tolok ukur bagi skuad Thomas Tuchel, yang datang ke turnamen sebagai salah satu favorit juara Piala Dunia 2026.
Meski format baru Piala Dunia menghadirkan 48 peserta, Tuchel menilai persiapan menghadapi Kroasia tetap prioritas utama.
Inggris pernah tersingkir oleh Kroasia di semifinal Piala Dunia 2018, namun mereka sempat membalas lewat kemenangan di EURO 2021. Sejarah pertemuan ini menambah bobot pertandingan pembuka nanti.
Baca juga: Tak Terkalahkan di Babak Kualifikasi, Ujian Timnas Inggris Sesungguhnya Menanti di Piala Dunia 2026
Persaingan Ketat di Grup L
Dengan hadirnya Panama dan Ghana sebagai dua tim lain di Grup L, Kroasia dipandang sebagai lawan paling berbahaya.
Inggris yang kini berada di peringkat empat Ranking FIFA, diprediksi harus melewati ujian tersulit mereka sejak awal turnamen. Pemenang laga Inggris vs Kroasia diyakini akan menjadi kandidat utama untuk memuncaki grup.
Kroasia menunjukkan konsistensi di ajang internasional. Mereka menjadi runner-up pada 2018, mencapai semifinal pada 2022, dan sebelumnya meraih posisi empat besar pada 1998.
Baca juga: Thomas Tuchel Akan Hubungi Pemain yang Tak Masuk Skuad untuk Kembali ke Timnas Inggris
Keberlanjutan performa itulah yang membuat Tuchel sangat waspada.
“Ini grup yang sulit dan pertandingan pembuka yang tidak mudah melawan Kroasia. Mereka unggulan teratas dari pot dua,” ujar Tuchel menanggapi undian.
“Mereka tim papan atas, berada di peringkat ke-10 dunia, dan terbiasa tampil di laga-laga besar,” tambahnya.
Ekspektasi Tinggi Timnas Inggris
Inggris menjadi satu-satunya tim Eropa yang lolos dengan rekor sempurna pada Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Catatan itu membuat ekspektasi kembali tinggi untuk melihat mereka mengulang kejayaan 1966. Namun Tuchel menegaskan bahwa prioritas utama ialah mengamankan tiket lolos grup.
Baca juga: Thomas Tuchel Pertimbangkan Nyanyikan Lagu Kebangsaan Inggris di Piala Dunia 2026
“Tentu Kroasia menonjol sebagai lawan terkuat, tetapi Ghana juga penuh talenta dan sering memberikan kejutan," kata Tuchel.
"Panama pun pasti tampil dengan motivasi besar sebagai underdog. Tidak ada lawan yang boleh diremehkan,” tambahnya.
Tuchel mengakui belum mengetahui detail bagaimana cara Panama bermain, tetapi memastikan seluruh analisis akan diselesaikan menjelang turnamen dimulai.
Potensi Lawan Berat di Fase Gugur
Jika berhasil keluar sebagai juara Grup L, Inggris berpotensi menghadapi tim peringkat ketiga dari grup lain pada babak 32 besar. Namun setelah itu jalurnya tidak mudah.
Ada kemungkinan mereka dipertemukan dengan Amerika Serikat atau Meksiko di babak 16 besar, Brasil di perempat final, dan Argentina di semifinal.
Baca juga: Tanpa Portugal, Lionel Messi Ungkap 5 Tim yang Bisa Mengancam Argentina di Piala Dunia 2026
Tuchel memahami keinginan banyak pihak untuk memprediksi Inggris hingga partai final Piala Dunia 2026.
Namun berdasarkan pengalamannya melatih, ia menilai bahwa memikirkan fase gugur terlalu dini justru tidak membantu.
Baginya, fokus utama Inggris saat ini hanyalah memastikan mereka keluar sebagai juara grup sebelum melihat langkah selanjutnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: TalkSport