INDOZONE.ID - Arsenal mengalami kekalahan pertama mereka, sejak Agustus lalu. Hal itu setelah dikalahkan oleh Aston Villa di pekan ke-15 Premier League pada Sabtu, (6/12/2025) malam WIB.
Dalam laga yang digelar di Villa Park, Arsenal harus mengakui kemenangan Aston Villa dengan skor 2-1. Pada laga tersebut, The Villans membuka keunggulan melalui sepakan Matty Cash di menit ke-36.
Di babak kedua, Arsenal sempat menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui gol Leandro Trossard pada menit ke-52.
Kendati begitu, gol penyama kedudukan yang dicetak Trossard masih tidak cukup untuk membawa The Gunners terhindar dari kekalahan.
Sebab, mimpi buruk Arsenal akhirnya terjadi setelah Aston Villa menggandakan keunggulan menjadi 2-1 melalui gol Emiliano Buendia di injury time tepatnya di menit ke-90+5.
Baca juga: Thomas Tuchel Waspadai Kroasia sebagai Rintangan Pertama Inggris di Piala Dunia 2026
Tentu saja, kekalahan tersebut membuat Mikel Arteta kecewa dengan performa para pemain Arsenal pada laga melawan Aston Villa.
Arteta menyebutkan, penampilan Arsenal pada laga melawan Aston Villa kala itu di bawah standar, dan tidak seperti biasanya.
"Usaha para pemain tidak bisa disalahkan sama sekali. Hanya saja tim kami tidak menunjukkan standar seperti biasa, khususnya secara individu," ujar Arteta dikutip dari TNT Sports pada Minggu (7/12/2025).
Arteta juga mengakui, tim Arsenal tampil tidak terlalu dominan pada pertandingan kontra Aston Villa, dan juga terlalu memberikan celah kepada Aston Villa.
Baca juga: Satu Grup dengan Kroasia di Grup L, Thomas Tuchel Minta Inggris Tidak Gentar di Piala Dunia 2026
"Kami tidak cukup dominan, membiarkan ruang terbuka, dan memberikan dua bola yang seharusnya sudah cukup fatal sebelum gol penentu itu," katanya.
Lebih lanjut, pelatih berusia 43 tahun itu juga menyebut bahwa kekalahan atas Aston Villa cukup menyakitkan. Padahal, Arsenal juga menciptakan banyak peluang besar.
Salah satunya adalah, umpan silang dari Declan Rice ke Noni Madueke, dan juga Viktor Gyokeres namun gagal dimanfaatkan dengan baik.
"Kami punya sejumlah peluang besar saat Declan Rice mengirim umpan silang ke Noni (Madueke) dan Viktor (Gyokeres), tetapi kami gagal mencetak gol. Dari situ goal kick panjang, bola kedua, kami gagal sapu bersih, ada aksi individu, kekacauan di kotak penalti, dan akhirnya kebobolan. Ini sangat menyakitkan," ujar Arteta menambahkan.
Baca juga: Gagal Menang, Manchester United Terlihat Ketakutan saat Hadapi West Ham United
Meski kecewa, Arsenal gagal melanjutkan tren positif, tetapi Arteta menegaskan bangga dengan konsistensi yang ditunjukkan oleh timnya sepanjang musim ini.
Namun, ia juga meminta anak asuhnya untuk segera bangkit dari kekalahan untuk laga-laga berikutnya.
"Konsistensi yang telah kami tunjukkan dengan segala hal yang terjadi pada kami sangat luar biasa. Kami harus gunakan rasa sakit ini untuk kembali bangkit. Itulah sepak bola," tutur Arteta menutup wawancara.
Tentu saja, kekalahan atas Aston Villa mengakhiri rekor 18 pertandingan tidak terkalahkan di semua kompetisi musim ini.
Di laga berikutnya Arsenal akan menghadapi Club Brugge di Liga Champions pada Kamis (12/12/2025), sebelum menghadapi Wolverhampton Wanderers pada Minggu (14/12/2025) mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: TNT Sports