Thomas Tuchel saat memimpin sesi latihan Timnas Inggris. (Action Images via Reuters/Matthew Childs)
INDOZONE.ID - Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel memberikan komentarnya soalnya hasil drawing fase grup Piala Dunia 2026 yang digelar di John F. Kennedy Performing Arts, Washington DC, Amerika Serikat pada Sabtu (6/12/2025) dini hari WIB.
Dalam hasil drawing Piala Dunia 2026 tersebut, Inggris dipastikan tergabung di grup L bersama dengan Kroasia, Ghana dan Panama.
Thomas Tuchel akui bahwa beberapa kejutan dihilangkan karena Inggris tergabung di grup terakhir yakni grup L, sehingga pilihannya cukup terbatas.
Meskipun hanya berbicara soal Kroasia yang mungkin menjadi lawan tersulit bagi Inggris, tetapi Tuchel meminta para pasukan The Three Lions bersedia untuk menghadapi siapapun.
Bagi pelatih asal Jerman itu yang terpenting adalah rasa lapar dan penuh dengan semangat yang ditunjukkan para pemain Inggris saat datang ke Piala Dunia 2026.
"Saya pikir yang terpenting adalah kita datang dengan rasa lapar. Kita datang dengan rasa lapar dan semangat, dan datang sebagai sebuah tim," ujar Thomas Tuchel dalam wawancaranya yang dikutip dari Independent pada Sabtu (6/12/2025).
Tuchel juga menegaskan bahwa timnya Inggris tidak khawatir dengan calon lawannya di grup L Piala Dunia 2026. Mantan pelatih Chelsea itu menegaskan agar timnya bisa fokus terhadap pertandingan yang akan dihadapi di fase grup.
"Kami tidak khawatir. Kami tidak khawatir tentang lawan kami. Kami tidak khawatir tentang apa yang mungkin terjadi, apa yang terjadi di grup lawan – mungkin beberapa tim favorit berada di posisi kedua, dan kami akan melawan mereka di awal turnamen... Fokus saja pada apa yang benar-benar bisa kami pengaruhi, dan itulah yang kami lakukan dan apa yang tim lakukan dengan sangat baik di tiga kamp terakhir," tutur pelatih berusia 52 tahun itu memaparkan.
Baca juga: Joan Laporta Dukung Keputusan Ronald Araujo untuk Cuti Sejenak dari Barcelona
Jika nantinya Inggris bisa lolos sebagai juara grup dan lolos ke ronde kedua, maka Harry Kane dan kolega akan memainkan pertandingan babak 16 besar di Stadion Azteca, dan kemungkinan akan menghadapi tim tuan rumah Meksiko.
"Saya akan senang bermain di Mexico City, karena saya ingat Piala Dunia di sana, dan kemudian saya menontonnya saat remaja, dan itu seperti menonton sesuatu dari Mars atau dari galaksi lain, tetapi berada di sana dan kemudian memainkan pertandingan sistem gugur melawan Meksiko?" ujar Thomas Tuchel melanjutkan.
"Ada yang bilang, 'siapa pun yang menang medali di New Jersey, dia pasti pantas mendapatkannya di turnamen terberat'. Apa yang kamu bilang [Meksiko lalu Brasil] terdengar seperti turnamen yang cukup, cukup sulit," imbuhnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Independent