Juventus vs Manchester United di UWCL: Misi Wajib Menang Si Nyonya Tua di Turin dan Perbaikan Performa Setan Merah
INDOZONE.ID - Gelaran Liga Champions Wanita atau UEFA Women's Champions League (UWCL) musim 2025/26 akan menyajikan drama panas antara duel sengit pada matchday ke-6 fase liga.
Sorotan utama tertuju ke Turin, di mana Juventus akan menjamu raksasa Inggris, Manchester United, pada Kamis (18/12/2025) dini hari waktu Indonesia.
Laga tersebut tidak hanya memperebutkan tiga poin, tapi menjadi sebuah pertemuan bersejarah karena kedua tim belum pernah sekalipun berhadapan di kompetisi resmi manapun sebelumnya.
Bagi para pendukung sepak bola, khususnya Juventini dan pendukung Setan Merah, laga yang digelar di Stadion Allianz, Turin, Italia, akan menyajikan atmosfer yang sangat intens.
Juventus yang menjadi tuan rumah tentu memiliki motivasi berlipat ganda.
Baca juga: Tidak Rombak Lini Pertahanan, Ruben Amorim Ingin Pemain Manchester United Tampil Lebih Baik
Sementara itu, Manchester United datang dengan membawa misi pembuktian diri di tengah badai performa yang melanda skuad mereka.
Laga Hidup Mati Bianconere Demi Tiket Perempat Final
Bagi skuad Bianconere (julukan Juventus Women), tidak ada kata lain selain meraih kemenangan.
Bermain di ribuan pasang mata pendukungnya sendiri tentu memberikan keuntungan psikologis yang masif.
Target mereka mengamankan kemenangan demi menyegel tiket lolos otomatis ke babak perempat final.
Saat ini, Juventus tengah berada dalam tren performa yang positif.
Baca juga: Tak Ada Lagi Rambut Kribo di Manchester United
Melihat rekam jejak di lima laga terakhir semua kompetisi, tim asuhan Massimiliano Canzi ini tampil begitu solid dan sulit dikalahkan.
Mentalitas juara yang dimiliki Juventus terlihat jelas saat berhasil menahan imbang raksasa Prancis, OL Lyonnes, dengan skor 3-3 di UWCL, serta kemenangan telak 0-5 dari tuan rumah SKN St. Polten (Austria).
Di kancah domestik pun tak kalah mentereng. Baru-baru ini Bianconere berhasil menekuk Napoli 2-1 dalam lanjutan Serie A Femminile dan bermain imbang menghadapi salah satu rival berat AS Roma.
Hasil konsisten inilah yang menjadi modal berharga Cristiana Girelli dkk untuk menekan pertahanan Manchester United sejak awal.
Baca juga: Cabor Judo Mampu Lampaui Target Medali, PJSI Mulai Fokus Regenerasi Atlet Setelah SEA Games 2025
Setan Merah Datang dengan Luka dan Misi Kebangkitan
Berbeda dengan Juventus yang meraih tren positif di lima laga terakhir, Manchester United justru merana imbas dari hasil buruk yang mereka alami.
Skuad asuhan Marc Skinner ini mengalami turbulensi performa yang cukup mengkhawatirkan dalam lima laga terakhir di semua kompetisi.
Lini pertahanan menjadi sorotan utama setelah mereka kebobolan banyak gol dalam sebulan terakhir.
Kekalahan telak 0-3 dari Manchester City di ajang liga domestik dan kekalahan menyakitkan 2-5 dari Wolfsburg (Jerman) di pentas Eropa menunjukkan adanya celah yang bisa dieksploitasi oleh lawan.
Terakhir, mereka harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang Tottenham Hotspur dengan skor 3-3.
Baca juga: Terkendala Izin dari AFC, Serie A Minta Tolong FIFA untuk Gelar Pertandingan di Australia
Satu-satunya kemenangan dari lima laga terakhir mereka hanyalah saat meraih kemenangan tipis 2-1 atas West Ham United dalam lanjutan FA WSL 1 (Liga Inggris Wanita).
Misi mencuri poin di Turin tentu bukan hal yang mustahil.
Namun Setan Merah harus segera berbenah terutama di lini belakang jika tidak ingin menjadi bulan-bulanan barisan penyerang Juventus yang lagi "overpower".
Prediksi Jalannya Pertandingan
Di atas kertas, Juventus jelas lebih diunggulkan. Statistik lima laga terakhir menunjukkan grafik yang jauh lebih stabil dibanding Manchester United yang masih menjadi bentuk permainan terbaiknya.
Bianconere memiliki keseimbangan yang baik antara lini serang yang tajam dan pertahanan yang disiplin.
Terbukti dari kemenangan 1-0 atas Fiorentina dalam lanjutan Serie A Femminile yang menunjukkan kemampuan mereka menjaga clean sheet di laga ketat.
Sebaliknya, Manchester United datang dengan status underdog yang berbahaya.
Seringkali tim yang terdesak justru mampu mengeluarkan potensi terbaiknya.
Baca juga: Punya Visi Permainan yang Jelas, Rayan Cherki Tuai Pujian dari Guardiola
Namun, jika melihat tren negatif kekalahan 0-3 dari OL Lyonnes di UWCL sebelumnya, skuad Setan Merah buruh keajaiban dan strategi jitu untuk meredam gravitasi tuan rumah.
Pertemuan perdana dalam sejarah kedua klub ini diprediksi akan berjalan dengan tempo tinggi, di mana Juventus akan tampil "cor-coran" mendominasi penguasaan bola.
Sementara Manchester United akan mengandalkan counter attack cepat untuk mengejutkan publik tuan rumah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Flashscore.com