Minggu, 04 JANUARI 2026 • 11:00 WIB

Thomas Frank Mengerti Kekecewaan Suporter Tottenham Hotspur usai Disoraki Sepanjang Laga

Author

Thomas Frank saat melatih di Tottenham Hotspur. (Action Images via Reuters/Andrew Couldridge)

INDOZONE.ID - Thomas Frank bersikap dewasa dalam menyikapi kekecewaan suporter Tottenham Hotspur setelah timnya hanya mampu bermain imbang tanpa gol saat menghadapi Brentford pada Kamis (1/1/2026).

Dalam laga tersebut, Frank bahkan mendapat sorakan dari sebagian suporter Tottenham yang kecewa dengan performa tim.

Pertandingan yang berlangsung di Gtech Stadium itu mendapat perhatian karena sepanjang laga terdengar chant “boring, boring Tottenham” dari tribun suporter Spurs.

Momen tersebut terasa spesial sekaligus emosional bagi Frank, yang baru pertama kali kembali ke stadion tersebut sejak meninggalkan Brentford pada Juni lalu.

Baca juga: Imbang Tanpa Gol Kontra Brentford, Thomas Frank Sumringah dengan Solidnya Lini Pertahanan Tottenham

Tottenham Masih Terjebak di Papan Tengah Premier League

Hasil imbang melawan Brentford membuat Tottenham belum mampu keluar dari situasi sulit. Klub London Utara itu kini berada di peringkat ke-12 klasemen sementara Premier League.

Performa mereka juga belum konsisten, dengan hanya dua kemenangan yang diraih dari 10 pertandingan terakhir di liga.

Situasi tersebut menjadi salah satu alasan utama munculnya kekecewaan dari para suporter.

Tottenham dinilai belum menunjukkan perkembangan, baik dari sisi hasil maupun permainan, meski telah berganti pelatih.

Baca juga: Thomas Frank Kecam Suporter Tottenham Hotspur yang Soraki Guglielmo Vicario karena Blunder

Frank Nilai Reaksi Suporter Sebagai Hal yang Wajar

Menanggapi nyanyian dan sorakan dari suporter, Thomas Frank menilai reaksi tersebut sebagai bagian dari sepak bola, terutama di klub sebesar Tottenham Hotspur.

“Saya akan membalikkan pertanyaan itu. Jika Anda sukses, penggemar Tottenham pasti akan mendukung Anda,” ujar Frank.

Menurutnya, dukungan suporter sangat berkaitan dengan hasil yang diraih tim di atas lapangan. Meski mendapat tekanan, ia tetap yakin banyak suporter Spurs yang masih memberikan kepercayaan.

Baca juga: Usai Dipermalukan Arsenal dan PSG, Thomas Frank Minta Waktu untuk Percaya Prosesnya di Tottenham Hotspur

“Penggemar akan selalu mendukung kami. Meski saya mendapat sorakan tadi malam, saya yakin masih banyak yang tetap berada di belakang tim,” lanjutnya.

Frank juga menegaskan bahwa dirinya memahami perasaan frustrasi yang dirasakan para suporter.

“Saya memahami kekecewaan mereka, dan saya juga merasakannya,” ucapnya.

Tantangan Melatih Tottenham

Thomas Frank saat melatih di Tottenham Hotspur. (REUTERS/Dylan Martinez)

Reaksi yang diterima Frank dari suporter Tottenham sangat berbeda dengan sambutan hangat yang ia dapatkan dari suporter Brentford.

Sebelum laga dimulai, pelatih asal Denmark tersebut mendapat tepuk tangan meriah saat memasuki lapangan, sebagai bentuk penghargaan atas tujuh tahun pengabdiannya bersama Brentford.

Saat ditanya apakah dirinya menikmati tantangan bersama Tottenham, Frank mengibaratkannya seperti proses fisik yang melelahkan namun penting.

Baca juga: Stadion Megah Tak Jadi Benteng, Tottenham Hotspur Ukir Rekor Terburuk di Kandang Sendiri

“Ketika Anda harus bekerja keras, situasinya tidak berjalan mulus, dan semuanya terasa sulit, tentu tidak mudah untuk menikmatinya,” kata Frank.

“Ibarat berlari keras, Anda tidak menikmati momennya, tetapi Anda tahu harus tetap fokus untuk melewatinya, demi meningkatkan kebugaran atau memenangkan perlombaan,” tambahnya.

Frank menegaskan bahwa Tottenham saat ini berada dalam fase yang menuntut kerja keras dan ketahanan mental. Namun, ia optimistis periode sulit ini akan menjadi pembelajaran berharga.

“Ketika nanti kami melihat kembali masa ini, mungkin pada tahun pertama yang terasa berat, kami akan menyadari betapa berharganya pengalaman dan pembelajaran ini untuk masa depan,” tutupnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Football London

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU