INDOZONE.ID - Daftar juara Piala AFF hingga edisi terakhir selalu menarik untuk dibahas. Bagaimana tidak, Timnas Indonesia juga ikut berkompetisi di turnamen sepak bola terbesar se-Asia Tenggara tersebut.
Piala AFF merupakan turnamen tempat negara-negara Asia Tenggara bersaing untuk mendapatkan predikat terbaik di cabang olahraga (cabor) sepak bola.
Piala AFF kini diikuti oleh 11 tim di Asia Tenggara, termasuk Timnas Indonesia. Berikut daftar tim yang berpartisipasi pada turnamen ini:
Baca juga: Timnas Indonesia Ketemu Vietnam di Grup A Piala AFF 2026, Rizky Ridho: Bukan Grup Mudah!
- Timnas Indonesia
- Malaysia
- Singapura
- Brunei Darussalam
- Thailand
- Filipina
- Kamboja
- Laos
- Myanmar
- Vietnam
- Timor Leste
Terkini, Piala AFF 2026 akan digelar pada 24 Juli hingga 26 Agustus mendatang. Undian fase grup Piala AFF 2026 telah digelar di Jakarta, pada Kamis 15 Januari 2026.
Berdasarkan hasil undian itu, Timnas Indonesia akan bersaing dengan Vietnam, Singapura, Kamboja, dan pemenang play off antara Brunei Darussalam/Timor Leste.
Sementara itu, Grup B berisikan Thailand, Malaysia, Filipina, Myanmar, dan Laos.
Nantinya, setiap tim akan bertanding dalam sistem round robin dengan 2 partai kandang dan 2 laga tandang. Lalu, laga home dan away akan diberlakukan mulai dari semifinal hingga final.
Sebelum membicarakan lebih jauh soal Piala AFF 2026, yuk simak sejarah singkat turnamen sepak bola terbesar se-Asia Tenggara ini.
Baca juga: 4 Respons Pelatih Timnas Indonesia John Herdman atas Hasil Drawing Piala AFF 2026
Sejarah Piala AFF
Kamu harus tahu, Piala AFF pertama kali digelar pada 1996. Karena alasan sponsor, turnamen ini diberi nama Tiger Cup.
Lalu, nama kembali berubah menjadi AFF Suzuki Cup pada 2008 hingga 2020. Kemudian, Piala AFF kini dikenal dengan nama AFF Mitsubishi Electric Cup pada 2022.
Pada 2024, turnamen ini berganti nama lagi menjadi ASEAN Mitsubishi Electric Cup. Kini, Piala AFF akan beernama ASEAN Championship Hyundai Cup.
Indonesia tercatat tiga kali menjadi tuan rumah Piala AFF, yaitu pada edisi 2002, 2008, dan 2010. Pada edisi 2002 dan 2010, Timnas Indonesia keluar sebagai runner up.
Total, Timnas Indonesia telah enam kali menjadi runner up Piala AFF. Selain 2002 dan 2010, Skuad Garuda juga harus puas cuma menjadi finalis pada Piala AFF edisi 2000, 2004, 2010, 2016, dan 2020.
Baca juga: Hasil Drawing Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Ketemu Vietnam di Grup A
Sayangnya, Timnas Indonesia belum pernah menjadi juara di turnamen terbesar se-Asia Tenggara ini. Lantas, tim mana saja yang pernah menjuarai Piala AFF? Yuk, simak penjelasan lengkapnya.
Daftar Juara Piala AFF
1. Thailand - 7 Gelar Juara
Thailand jadi tim tersukses di turnamen ini dengan koleksi tujuh gelar juara. Dominasi Thailand di Piala AFF tersaji pada edisi 1996, 2000, 2002, 2014, 2016, 2020, dan 2022.
Pada edisi 2000, 2002, 2016, dan 2020, Thailand menjadi juara usai mengandaskan perlawanan Timnas Indonesia.
2. Singapura - 4 Gelar Juara
Setelah Thailand, ada Singapura yang telah mengoleksi empat gelar juara Piala AFF. Pada edisi 1998, 2004, 2007, dan 2012, Singapura menjadi tim terbaik.
Baca juga: Media Vietnam Bingung: Timnas Indonesia Bisa Bersaing di Asia meski Belum Pernah Juara Piala AFF
Di Piala AFF 2004, Singapura menjadi juara untuk kedua kalinya usai mengalahkan Timnas Indonesia di partai puncak.
3. Vietnam - 3 Gelar Juara
Posisi ketiga ditempati oleh Vietnam yang telah mengoleksi tiga gelar juara Piala AFF. Vietnam jadi tim terbaik pada edisi 2008, 2018, dan 2024.
4. Malaysia - 1 Gelar Juara
Berbanding terbalik dengan Timnas Indonesia yang belum pernah juara Piala AFF, Malaysia justru sudah pecah telur. Pada edisi 2010, Malaysia meraih gelar juara pertamanya di Piala AFF.
Bagi suporter Timnas Indonesia pencapaian Malaysia begitu menyakitkan. Bagaimana tidak, di final Piala AFF 2010, Malaysia jadi juara usai menundukkan Timnas Indonesia.
Kini, Timnas Indonesia diharapkan bisa mencetak sejarah dengan juara Piala AFF untuk pertama kalinya. Harapan itu membesar dengan kedatangan John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan