INDOZONE.ID - Timnas Indonesia akan bermain di FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 23-31 Maret mendatang. Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menantang pasukannya untuk mencetak sejarah di turnamen tersebut.
Kamu harus tahu, FIFA Series merupakan turnamen dua tahunan yang mempertemukan tim-tim dari berbagai konfederasi. FIFA Series pertama digelar pada 2024 silam.
Timnas Indonesia pertama ikut serta dalam FIFA Series pada edisi 2026. Pada debutnya, Timnas Indonesia langsung dipercaya untuk menjadi tuan rumah.
Nantinya, Timnas Indonesia akan bersaing dengan Bulgaria (UEFA), Kepulauan Solomon (OFC), dan Saint Kitts and Nevis (CONCACAF).
Baca juga: Daftar Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Super League: Ada yang Masih 20 Tahun!
Berdasarkan ranking FIFA terkini, Timnas Indonesia (122) hanya berada di bawah Bulgaria (88). Sementara itu, Kepulauan Solomon (152) dan Saint Kitts and Nevis (154) ada di bawah kedua tim lainnya.
Meski di atas kertas unggul dari Kepulauan Solomon, dan Saint Kitts and Nevis, Timnas Indonesia tidak boleh memandang kedua tim itu sebelah mata jika tak mau malu di kandang sendiri.
Kesempatan Bikin Sejarah
Sementara itu, John Herdman antusias menyambut keikutsertaan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026. Apalagi, Timnas Indonesia akan bertindak sebagai tuan rumah.
FIFA Series 2026 jadi turnamen resmi pertama John Herdman sejak ditunjuk jadi Pelatih Timnas Indonesia pada 13 Januari 2026.
Turnamen ini jadi kesempatan emas bagi John Herdman untuk menandai awal kariernya sebagai Pelatih Timnas Indonesia, dengan hasil positif.
Dalam FIFA Series 2026, ia ingin mendapatkan awal yang baik, sekaligus menetapkan pola pikir dan standar untuk Timnas Indonesia.
Baca juga: Media Belanda Anggap Pemain Timnas Indonesia Dean James Layak Gabung Ajax Amsterdam
"Awal yang baik, awal yang baik, tetapkan pola pikir, tetapkan standar," kata John Herdman, dikutip dari YouTube Timnas Indonesia, Selasa (10/2/2026).
"Kerangka budaya, kerangka taktis, kejelasan bagi para pemain. Tetapkan standar untuk masa depan kita,” sambungnya.
Selain itu, pelatih berumur 50 tahun itu juga menantang Timnas Indonesia membuat sejarah, dengan jadi tim pertama yang mengalahkan wakil Eropa.
"Jika kita bisa membuat sejarah, bisakah kita menjadi tim pertama yang mengalahkan lawan Eropa? Itulah awalnya,” tegas pelatih berpaspor Inggris tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Youtube