Mikel Arteta Puji David Raya Usai Lakukan Penyelamatan Krusial di Menit Akhir saat Laga Derby London
INDOZONE.ID - Pelatih Arsenal, Mikel Arteta baru-baru ini memuji penampilan apik David Raya di pertandingan Derby London melawan Chelsea pada Minggu (1/3/2026) malam WIB.
Dalam laga yang digelar di Emirates Stadium, David Raya mampu tampil apik di bawah mistar gawang Arsenal, yang mana kiper Timnas Spanyol itu melakukan beberapa penyelamatan krusial di laga melawan Chelsea.
Salah satu, penyelamatan apik David Raya pada laga tersebut, terjadi di menit-menit akhir yang mana mantan kiper Brentford itu mampu melakukan penyelamatan gemilang usai menepis tendangan Alejandro Garnacho di menit ke-91 dan juga menghalau tendangan salto dari Joao Pedro di menit ke-95.
Dua penyelamatan penting dari David Raya di menit akhir, membantu Arsenal meraih kemenangan 2-1 atas Chelsea dalam pertandingan Derby London.
Baca juga: 13 Pertandingan Tanpa Kemenangan, Emil Audero Keluhkan Jadwal Sulit yang Dihadapi Cremonese
Menanggapi aksi penyelamatan David Raya, Arteta mengaku jantungnya hampir berhenti berdetak saat melihat aksi kipernya tersebut. Tak hanya itu, ia juga memuji kualitas yang dimiliki oleh kiper berusia 30 tahun tersebut.
"David adalah salah satu pemimpin kami, tanpa diragukan lagi. Dia adalah seorang penjaga gawang yang tahu bagaimana menjaga fokusnya dan menentukan hasil pertandingan saat dibutuhkan," ujar Mikel Arteta dalam wawancaranya seusai pertandingan yang dikutip dari ESPN pada Senin (2/3/2026).
"Terkadang dia sama sekali tidak berpartisipasi, lalu tiba-tiba dia harus bertindak dan penyelamatan yang dia lakukan di aksi terakhir—itu tembakan yang luar biasa dan jantungku hampir berhenti berdetak, tapi dia berhasil menepisnya lagi," lanjutnya.
Tak hanya itu, Arteta juga menyebut bahwa penyelamatan yang dilakukan oleh David Raya cukup hebat. Ia mengatakan timnya tidak seharusnya berada di posisi tersebut. Arteta juga mengatakan bahwa ia tetap tenang dan akui timnya tidak terlalu mendominasi pertandingan melawan Chelsea yang bermain 10 pemain.
Baca juga: Bintang Pranata Sukma Bersinar di IM4AC Buriram, Naik Podium!
"Itu penyelamatan yang luar biasa, tetapi seharusnya kami tidak berada dalam posisi itu. Saya mencoba untuk tetap tenang, tetapi kami tidak mendapatkan dominasi yang kami inginkan melawan sepuluh pemain," ujar pelatih berusia 43 tahun itu menambahkan.
"Semua orang menderita dan selisihnya sangat tipis, tetapi ini bagus. Di bulan Maret, kami ikut serta dalam setiap kompetisi dan kami berada di posisi teratas," tandasnya.
Dalam pertandingan tersebut, Arsenal sukses mengalahkan Chelsea dengan skor 2-1. Menariknya, ketiga gol dalam laga tersebut berasal dari sepakan pojok. Kedua gol Arsenal dicetak oleh William Saliba (21') dan juga Jurrien Timber (66'). Sementara itu, gol Chelsea tercipta melalui gol bunuh diri Piero Hincapie yang gagal antisipasi sepak pojok Reece James.
Kemenangan tersebut, membuat Arsenal berhasil memperlebar jarak poin mereka dengan Manchester City menjadi 5 poin saja. Sementara itu, Chelsea tertahan di peringkat ke-6 Premier League dengan koleksi 45 poin, berselisih 3 poin dari Liverpool yang berada di peringkat kelima dengan koleksi 48 poin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ESPN