Kesedihan Gianluigi Donnarumma Usai Italia Gagal ke Piala Dunia 2026: Saya Menangis karena Kecewa
INDOZONE.ID - Kiper Manchester City, Gianluigi Donnarumma, akui menangis, usai Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2026.
Hal itu setelah Italia dikalahkan Bosnia-Herzegovina pada pertandingan final playoff Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa, pada Rabu (1/4/2026), kemarin.
Diketahui, Italia dipastikan tidak melaju ke putaran final Piala Dunia 2026 usai mereka dikalahkan Bosnia-Herzegovina, dengan skor 4-1 melalui babak adu penalti.
Terlebih, setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu.
Tentunya, kegagalan Italia lolos ke Piala Dunia 2026, menambah penantian Donnarumma untuk melakukan penampilan pertamanya di ajang Piala Dunia.
Diketahui, Donnarumma melakukan debutnya bersama Italia di usianya yang baru menginjak 17 tahun pada 2016 lalu.
Akan tetapi, Gli Azzurri yang merupakan pengoleksi 4 gelar Piala Dunia, kini harus gagal lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun.
Baca juga: Olahraga Air Apa Saja? Ini 20 yang Kamu Harus Coba
Hal tersebut membuat Donnarumma harus menunggu 4 tahun lagi untuk bisa tampil di Piala Dunia bersama Italia.
Apalagi, pada Piala Dunia 2030 mendatang, mungkin merupakan Piala Dunia pertama dan terakhir bagi mantan kiper AC Milan itu.
Sebab, pada turnamen di Spanyol, Portugal dan Maroko di tahun 2030 mendatang, Donnarumma akan berusia 31 tahun.
Usai pertandingan melawan Bosnia-Herzegovina di final playoff Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa, Donnarumma mengungkapkan kekecewaan melalui akun Instagram pribadinya.
Dalam pernyataannya itu, Donnarumma mengaku menangis, karena merasa kecewa usai gagal membawa Gli Azzurri lolos ke Piala Dunia.
"Setelah pertandingan, saya menangis. Saya menangis karena kekecewaan tidak mampu membawa Italia ke tempat yang seharusnya," tulis Gianluigi Donnarumma melalui akun Instagramnya, yang dikutip pada Kamis (2/4/2026).
Baca juga: Jelang Laga, Polda Jatim Pertemukan Persebaya dan Arema
"Saya menangis karena kesedihan yang sangat mendalam yang saya rasakan, bersama dengan seluruh tim Azzurri, yang dengan bangga saya kapteni, dan saya tahu Anda, para penggemar tim nasional kita, juga merasakannya," sambungnya.
Donnarumma merupakan salah satu kiper terbaik di dunia. Namun, ia justru gagal menyelamatkan semua tendangan penalti Bosnia-Herzegovina.
Sementara itu, Pio Esposito dan Bryan Cristante juga gagal mengeksekusi tendangan penalti bagi Italia.
Meskipun Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2026, tapi Donnarumma meminta rekan-rekannya untuk segera bangkit dan membuka lembaran baru.
"Kita harus menemukan keberanian untuk membuka lembaran baru, sekali lagi. Dan untuk melakukan itu dibutuhkan banyak kekuatan, semangat, dan keyakinan," ujar kiper berusia 26 tahun itu.
"Selalu percaya; inilah kekuatan pendorong di balik kemajuan. Karena hidup memberi penghargaan kepada mereka yang memberikan segalanya, tanpa menahan diri. Dan di sinilah kita harus memulai lagi. Bersama. Sekali lagi. Untuk membawa Italia kembali ke tempat yang seharusnya," lanjutnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram @donnarumma