INDOZONE.ID - Beberapa pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Belanda, terlilit masalah paspor. Direktur Eredivisie CV, Jan de Jong, pun membeberkan solusi untuk masalah ini.
Dean James (Go Ahead Eagles), Justin Hubner (Fortuna Sittard), Nathan Tjoe-A-On (Willem II), dan Tim Geypens (FC Emmen), memiliki masalah izin kerja.
Nama-nama mereka masuk dalam daftar 25 pemain dengan izin kerja bermasalah, yang dirilis Dinas Imigrasi Naturalisasi Belanda.
Karena masalah itu, mereka diparkir oleh klub masing-masing sehingga tidak bisa bermain atau berlatih.
Baca juga: PSSI Respons Masalah Paspor Pemain Timnas Indonesia di Belanda
Untungnya, tidak semua pemain diaspora Timnas Indonesia di Belanda masuk dalam daftar nama tersebut. Maarten Paes (Ajax Amsterdam), Miliano Jonathans (Excelsior), dan Mees Hilgers (FC Twente) aman untuk membela klub masing-masing.
Menanggapi masalah ini, Jan de Jong menyatakan ada dua jalur untuk dapat izin tinggal dan kerja yang sah di Belanda.
Cara pertama adalah menggunakan cap Uni Eropa, yakni catatan izin tinggal di paspor, yang dapat digunakan pemain dengan pasangan atau anak berkewarganegaraan Eropa.
“Stiker itu bersifat sementara. Akan dilakukan penilaian apakah mereka bisa tinggal di Belanda secara permanen. Selama proses itu, mereka sudah diperbolehkan bekerja dan bermain,” kata De Jong, dikutip dari Antara yang melansir nos.nl,Sabtu (4/4/2026).
Cara berikutnya adalah mengajukan permohonan izin kembali masuk (wedertoelating) atau izin tinggal humaniter tidak sementara, yang diajukan mantan warga negara Belanda.
Bagi para pemain Timnas Indonesia yang belum memiliki pasangan atau anak Eropa, seperti Dean James, seharusnya menggunakan cara kedua.
Baca juga: FIFA Series 2026 Usai, John Herdman Akan Evaluasi Timnas Indonesia dengan Kepala Dingin
Kamu harus tahu, bahwa Indonesia dan Belanda sama-sama tidak mengizinkan kewarganegaraan ganda.
Respons PSSI
PSSI melalui Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, merespons polemik ini. Ia menegaskan, bahwa masalah yang dihadapi beberapa pemain Timnas Indonesia di Belanda, merupakan kendala teknis administrasi di Negara Kincir Angin.
Sumardji memastikan juga, bahwa masalah ini tidak akan mempengaruhi status para pemain Skuad Garuda itu, yang telah resmi dan sah memiliki kewarganegaraan Indonesia.
“Mengenai permasalahan yang ada di klub-klub Eredivisie, maka itu masalah teknis administrasi yang berkaitan dengan hukum dan peraturan di Belanda,” jelas Sumardji.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara, Pssi