INDOZONE.ID - Penampilan Dony Tri Pamungkas bersama Timnas Indonesia menuai pujian dari banyak pihak, seperti Pelatih John Herdman, sesama punggawa Skuad Garuda, dan suporter. Meski begitu, Dony masih belum puas.
Dony tampil memukau dalam dua pertandingan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026. Ia bermain sebagai starter saat Timnas Indonesia menang 4-0 atas Saint Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat 27 Maret 2026.
Lalu, Dony bermain sebagai pemain pengganti pada babak kedua saat Timnas Indonesia kalah 0-1 dari Bulgaria di partai puncak, Senin 30 Maret 2026.
Dony tampil bagus saat diberi kesempatan, baik saat bermain sebagai starter maupun pemain pengganti. Tak ayal, pemain 21 tahun Persija Jakarta itu banyak mendapatkan pujian dari berbagai pihak.
Baca juga: Polemik Paspor Pemain Timnas Indonesia di Belanda, Direktur Eredivisie Kasih Solusi
Namun, pujian-pujian itu tidak membuat Dony besar kepala. Ia justru merasa belum puas dengan penampilannya untuk Timnas Indonesia di FIFA Series 2026.
"Saya tidak akan merasa puas dengan penampilan di pertandingan (FIFA Series 2026) kemarin itu," kata Dony Tri Pamungkas kepada awak media di Jakarta, dikutip dari Antara, Sabtu (4/4/2026).
Meski belum puas, Dony menjadikan berbagai pujian kepadanya sebagai motivasi untuk jadi lebih baik ke depannya.
"Bagi saya, pujian dari berbagai pihak itu akan menjadi motivasi tersendiri untuk terus bekerja keras dan terus berkembang ke depannya," katanya.
Kontribusi untuk Timnas Indonesia
Sebagai pemain, Dony mau terus berkontribusi untuk Timnas Indonesia pada ajang-ajang selanjutnya. Oleh sebab itu, ia mau fokus pada penampilan di klub sehingga kembali dipercaya untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Bagaimanapun, cuma penampilan bagus di klub yang akan mengantarkan Dony untuk menyegel satu tempat di Timnas Indonesia.
Baca juga: PSSI Respons Masalah Paspor Pemain Timnas Indonesia di Belanda
Persaingan ketat di sektor bek kiri pun menanti Dony. Sebab, Timnas Indonesia telah memiliki Calvin Verdonk, Nathan Tjoe-A-On, Dean James, dan Pratama Arhan.
"Jadi, saya cuma mau kerja keras di latihan kalau saya mau dipilih, terus kalau tidak dipilih pun ya sudah, saya terus bekerja keras lagi," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara