INDOZONE.ID - Kai Havertz mencetak gol kemenangan di masa injury time untuk membawa Arsenal unggul 1-0 atas Sporting CP.
Laga leg pertama perempat final Liga Champions ini berlangsung sengit di Estádio José Alvalade, Lisbon, Selasa (7/4/2026).
Gol penyerang pengganti itu tercipta pada menit pertama tambahan waktu.
Havertz menyambut umpan Gabriel Martinelli dengan penyelesaian apik setelah sebelumnya nyaris tak ada gol yang tercipta.
Baca juga: Hasil Timnas Futsal Indonesia vs Malaysia: Menang Tipis 1-0, Garuda Makin Kokoh
Hasil ini membuat Arsenal dalam posisi nyaman jelang leg kedua di Emirates Stadium pekan depan. The Gunners hanya butuh hasil imbang untuk melaju ke semifinal.
David Raya Jadi Pahlawan dengan Penyelamatan Kelas Dunia
Sebelum Havertz mencetak gol, Arsenal harus berterima kasih pada kiper David Raya. Ia melakukan penyelamatan luar biasa di awal laga untuk menggagalkan tendangan keras Maxi Araujo.
Raya menepis tembakan Araujo dengan sekali tangan kanan hingga bola membentur mistar gawang. Ini terjadi hanya enam menit pertandingan berjalan.
Kiper Spanyol itu kembali menjadi penyelamat di akhir laga. Ia melakukan dua penyelamatan penting secara beruntun untuk menjaga kedudukan tetap imbang sebelum Havertz mencetak gol.
Baca juga: Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Italia Disebut Kurang Pemimpin dan Gak Percaya Pemain Muda!
Penampilan Raya kali ini kontras dengan keputusan pelatih Mikel Arteta yang sebelumnya tidak memainkannya di dua laga piala. Hasilnya Arsenal kalah di kedua pertandingan tersebut.
Gyokeres Hanya Sentuh Bola Sembilan Kali di Babak Pertama
Laga ini menjadi spesial bagi Viktor Gyokeres yang kembali ke klub lamanya. Di Sporting, ia mencetak 97 gol dalam 102 penampilan sebelum pindah ke Arsenal.
Namun mantan rekannya itu berhasil meredam pergerakannya dengan baik. Gyokeres hanya menyentuh bola sembilan kali sepanjang babak pertama.
Sporting sempat mengira telah mencetak gol pada menit 63. Martin Zubimendi mencetak gol apik dari tepi kotak penalti, tapi VAR menganulirnya karena Gyokeres dalam posisi offside dalam proses pembangunan serangan.
Baca juga: Antonio Conte Merasa Makin Percaya Diri Usai Napoli Menang Atas AC Milan
Arsenal sendiri sebenarnya punya peluang emas lebih awal. Tendangan sudut Noni Madueke mengenai tiang gawang Sporting, lalu tembakan susulan Martin Odegaard melebar.
Arsenal Akhiri Tren Buruk, Bidik Sejarah di Liga Champions
Kemenangan ini menjadi obat penawar sempurna bagi Arsenal yang sedang terpuruk. The Gunners datang ke Lisbon setelah mengalami dua kekalahan beruntun untuk pertama kalinya musim ini.
Kekalahan di piala sebelumnya membuat target trofi Arsenal menyusut dari empat menjadi dua. Kini mereka masih hidup di Liga Champions dan Premier League.
Arsenal kini membidik sejarah untuk pertama kalinya. Mereka ingin mencapai semifinal Liga Champions dua musim beruntun, sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Baca juga: Vinicius Jr Kasih Kode untuk Teken Kontrak Baru Bersama Real Madrid
Kiper Sporting Rui Silva sebenarnya tampil cukup baik. Ia menggagalkan tembakan jarak jauh Odegaard di babak pertama dan menepis tendangan bebas melengkung sang kapten.
Namun pada akhirnya ia tak berdaya saat Havertz menerima umpan Martinelli di ruang kosong. Gol itu memberi Arsenal kemenangan krusial yang sangat dibutuhkan.
Leg kedua akan digelar pekan depan di London. Sporting harus menang dengan selisih minimal dua gol untuk membalikkan keadaan, sementara Arsenal cukup bermain imbang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ESPN