Kamis, 30 APRIL 2026 • 20:14 WIB

Regulasi Kartu Kuning Piala Dunia 2026: Ada Perubahan!

Author

Regulasi kartu kuning Piala Dunia 2026. (REUTERS/Dylan Martinez)

INDOZONE.ID - Piala Dunia 2026 akan digelar di Amerika Serikat (AS), Meksiko, dan Kanada pada 11 Juni hingga 19 Juli mendatang. Jelang perhelatan pesta sepak bola akbar itu, ada perubahan regulasi kartu kuning Piala Dunia 2026.

FIFA mengubah regulasi kartu kuning Piala Dunia 2026, untuk memastikan tidak banyak pemain terkena skors di fase gugur, terutama pertandingan-pertandingan besar dan penting.

Regulasi kartu kuning Piala Dunia 2026. (REUTERS/Phil Noble)

Perubahan regulasi kartu kuning Piala Dunia 2026 ini pun telah disetujui dalam pertemuan Dewan Pengurus FIFA pada Selasa 28 April 2026, waktu setempat.

“Sebagai cerminan dari format yang diperluas dengan babak gugur tambahan, Dewan FIFA mengkonfirmasi amandemen terhadap Peraturan Piala Dunia FIFA 2026, kartu kuning tunggal di kompetisi final akan dihapuskan setelah babak penyisihan grup dan setelahnya usai perempat final,” bunyi pernyataan FIFA, dikutip dari ESPN, Kamis (30/4/2026).

Baca juga: Film Dokumenter The Longest Wait Siap Rilis, Angkat Mimpi Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia

Sebelumnya, pemain dilarang bermain satu pertandingan jika dapat kartu kuning di dua pertandingan berbeda di Piala Dunia. 

Amnesti diberlakukan sekali setelah perempat final pada Piala Dunia edisi sebelumnya. Dengan demikian, pemain tidak absen di final karena skorsing karena dapat kartu kuning di semifinal.

Di Piala Dunia 2026, pemain dengan satu kartu kuning selama fase grup dapat amnesti. Itu membuat pemain kembali bersih dari catatan disiplin saat masuk ke fase gugur.

Lalu, pemain dengan koleksi satu kartu kuning selama tiga babak gugur dan timnya lolos ke final, akan dapat amnesti kedua setelah perempat final.

Alasan Perubahan Regulasi Kartu Kuning

Perubahan regulasi kartu kuning di Piala Dunia 2026 berkaitan juga dengan penambahan jumlah peserta menjadi 48 tim.Penambahan jumlah peserta membuat adanya babak gugur 32 besar. 

Menilik banyaknya jumlah pertandingan yang akan dimainkan, potensi pemain dapat kartu kuning amat besar. Oleh sebab itu, demi menjaga level kompetitif, terutama di pertandingan penting, amnesti diberlakukan dua kali.

Harapan FIFA adalah kualitas pertandingan, yang dianggap penting dan besar, akan tetap terjaga dengan kehadiran para pemain berlabel bintang.

Dengan format baru, baik jumlah peserta maupun regulasi kartu kuning, tim mana yang akan menjuarai Piala Dunia 2026?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ESPN

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU