INDOZONE.ID - Ruang ganti Real Madrid benar-benar sedang berada di titik panas. Sebuah petisi online yang mendesak Kylian Mbappe untuk segera angkat kaki dari Santiago Bernabeu kini sudah ditandatangani oleh lebih dari 58 juta fans.
Gelombang kemarahan suporter ini menjadi puncak dari krisis internal yang kian keruh, diperparah dengan insiden fisik antar pemain baru-baru ini.
Situasi semakin tidak terkendali setelah gelandang andalan, Federico Valverde, dikabarkan harus dilarikan ke rumah sakit pada Kamis waktu setempat.
Hal ini menyusul perselisihan fisik yang melibatkan rekan setimnya, Aurelien Tchouameni.
Baca juga: Preview Liverpool vs Chelsea: Prediksi dan Update Skuad Kedua Tim!
Pihak klub saat ini tengah bersiap meluncurkan investigasi mendalam atas insiden baku hantam tersebut, sementara Valverde sendiri sudah memberikan pernyataan terkait hubungannya yang memanas dengan sesama gelandang tersebut.
"Dosa-Dosa" Mbappe di Mata Madridista
Kylian Mbappe menjadi sasaran utama kekecewaan publik. Ada beberapa poin yang membuat fans Los Blancos meradang.
Jurnalis sepak bola kawakan, Graham Hunter, menyebut adanya ketidakpuasan besar dari fans, media, hingga staf pelatih terkait kerja keras Mbappe di lapangan yang dianggap malas-malasan, persis seperti masa-fase akhirnya di PSG.
Saat masih dalam pemulihan cedera hamstring yang didapatnya saat melawan Real Betis, Mbappe justru kedapatan berlibur ke Italia bersama pasangannya. Foto-fotonya saat makan malam mewah dan bersantai di atas yacht dianggap sebagai tindakan yang tidak peka terhadap kondisi tim yang sedang terpuruk.
Baca juga: Adrien Rabiot Ingin Bawa Prancis Menangkan Gelar Piala Dunia untuk Ketiga Kalinya
Sebelum ini, Mbappe juga dilaporkan sempat berselisih dengan salah satu staf kepelatihan Madrid menjelang laga kontra Real Betis pada April lalu.
Sindiran Menohok dari Internal
Meski tidak menyebut nama secara langsung, sindiran tajam dari Alvaro Arbeloa (staf pelatih) setelah kemenangan atas Espanyol pekan lalu diyakini kuat ditujukan untuk Mbappe.
Arbeloa menegaskan bahwa sejarah Real Madrid tidak dibangun oleh pemain berbakat yang sekadar "memakai tuksedo", melainkan oleh mereka yang "berkeringat darah" dan bekerja keras di lapangan.
Baca juga: Jadwal Persija vs Persib di Super League Musim Ini: Siapa yang Tertawa di Samarinda?
Menuju El Clasico
Ironisnya, drama ini terjadi tepat sebelum laga krusial El Clasico melawan Barcelona di Camp Nou hari Minggu besok. Laga ini bukan sekadar gengsi, karena kemenangan Barca bisa langsung mengunci gelar juara LaLiga musim ini.
Di saat tekanan mencapai puncaknya, Mbappe justru terlihat tertawa histeris saat menyetir keluar dari tempat latihan pada hari Kamis, sebuah reaksi yang semakin memicu perdebatan panas di seluruh Spanyol.
Kini, tim medis tengah berpacu dengan waktu untuk menentukan apakah Mbappe cukup fit untuk tampil sebagai starter di tengah badai perpecahan yang sedang menghantam Madrid.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Team Talk