Jumat, 22 MEI 2026 • 09:56 WIB

Ronaldo Persembahkan Trophy Pertamanya untuk Al-Nassr Sejak Hijrah ke Saudi!

Author

Perayaan juara Liga Ronaldo. (REUTERS/Hamad I Mohammed) 

INDOZONE.ID - Pecah telur juga akhirnya! Setelah penantian selama hampir tiga setengah tahun, Cristiano Ronaldo resmi mempersembahkan trofi major pertamanya untuk Al-Nassr. 

Kepastian gelar juara Saudi Pro League musim ini dikunci lewat kemenangan meyakinkan 4-1 atas Damac di laga pamungkas, di mana CR7 tampil menggila dengan mencetak dua gol.

Gelar ini jelas jadi pelepas dahaga yang luar biasa buat publik Al-Nassr. Pasalnya, ini adalah trofi liga pertama mereka sejak tahun 2019, sekaligus sukses memutus dominasi rival abadi mereka, Al-Hilal, dalam perburuan takhta juara yang super sengit hingga pekan terakhir.

Sejak bikin gempar dunia saat gabung Al-Nassr pada Desember 2022 pasca-cabut dari Manchester United, Ronaldo sebenarnya punya statistik individu yang ngeri. 

Baca juga: Ronaldo Cs Bawa Al Nassr Juarai Liga Saudi!

Dia bahkan baru saja menembus rekor 100 gol di liga dan total mengemas 129 gol di semua kompetisi buat klub.

Tapi, entah kenapa trofi domestik bergengsi selalu luput dari genggamannya sampai usianya menginjak 41 tahun sekarang. 

Makanya, kemenangan di hari Kamis kemarin terasa kayak urusan yang akhirnya selesai. Trofi inilah yang jadi alasan utama kenapa dia dikontrak dengan nilai fantastis.

Gelar liga ini juga jadi obat penawar luka yang pas setelah Sabtu lalu Al-Nassr secara mengejutkan kalah dari wakil Jepang, Gamba Osaka, di final AFC Champions League Two.

Baca juga: Jelang Final Liga Champions, Luis Enrique Puji Kualitas Mikel Arteta Sebagai Pelatih Arsenal

Bagi CR7 pribadi, ini adalah gelar liga kedelapan sepanjang karier profesionalnya, menyusul kesuksesan terdahulu bersama Manchester United di Inggris, Real Madrid di Spanyol, dan Juventus di Italia. Menolak tua, gokil!

Perjalanan Al-Nassr musim ini asli seru banget. Liga Arab Saudi sekarang bukan kaleng-kaleng sejak kedatangan Ronaldo yang memicu gelombang bintang dunia kayak Karim Benzema, Sadio Mane, sampai Neymar ke empat klub raksasa (Al-Hilal, Al-Nassr, Al-Ahli, dan Al-Ittihad) yang disokong dana melimpah PIF. 

Bahkan musim ini sempat ada persaingan empat kuda pacu sebelum akhirnya menyisakan Al-Nassr dan Al-Hilal di garis finis.

Penentuannya sempat dikira bakal kelar waktu derby raksasa tanggal 12 Mei lalu yang katanya ditonton di 180 negara. Waktu itu Al-Nassr udah memimpin 1-0 sampai menit ke-97 dan fans udah siap pesta. 

Baca juga: Timnas Jerman Resmi umumkan Skuad Piala Dunia 2026, Manuel Neuer Kembali Dipanggil!

Eh, di detik terakhir laga, kiper Bento bikin blunder fatal yang berujung gol bunuh diri. Laga selesai 1-1 dan penentuan juara terpaksa molor sampai pekan terakhir kemarin.

Keberhasilan Al-Nassr ini juga dibilang sebagai pembuktian kalau proyek sepak bola Arab Saudi itu berhasil. 

Simon Chadwick, seorang profesor olahraga dari Emlyon Business School Paris, sempat ngobrol ke BBC kalau gelar juara ini bikin orang-orang penting di Riyadh merasa keputusan mereka mendatangkan Ronaldo dan mempertahankan klub di bawah PIF itu bener banget.

Tapi, musim ini sebenarnya gak lepas dari drama dan kontroversi. Bulan Februari lalu, Ronaldo sempat absen di dua laga karena kabarnya ada gesekan soal manajemen klub. 

Baca juga: UEFA Siap Rombak Format Kualifikasi Euro dan Piala Dunia Seperti Liga Champions

Belum lagi sindiran dari striker Al-Ahli, Ivan Toney, yang nuduh liga terlalu menganakemaskan Ronaldo dan Al-Nassr. 

CR7 sendiri sempat merespons dan bilang kalau gak semua hal boleh dilakukan di sepak bola, dan dia berjanji bakal blak-blakan di akhir musim soal "hal-hal buruk" yang dia lihat.

Gelar juara Ronaldo ini bisa jadi momentum penting di tengah isu mulai lesunya proyek olahraga Arab Saudi. Akhir-akhir ini, berita rumor transfer bintang tua ke Arab udah gak seramai dulu. 

Dana dari PIF kabarnya mulai dialihkan, dan klub-klub sekarang lebih fokus nyari pemain muda yang punya nilai jual lagi di masa depan, kayak pembelian Mateo Retegui atau Darwin Nunez.

Baca juga: Enggak Sabar Dilatih Xabi Alonso, Cole Palmer: Dia Pelatih Top

Meskipun kantong belanja mereka masih terbuka buat nama besar kayak Mohamed Salah yang mau cabut dari Liverpool musim panas nanti, era bakar duit 700 juta poundsterling dalam satu bursa transfer kayak tahun 2023 lalu sepertinya sudah lewat.

Tapi buat sekarang? Fans Al-Nassr dan seluruh fans CR7 di dunia gak mau ambil pusing soal masa depan. Waktunya selebrasi, SIUUU!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: BBC Sports

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU