Jumat, 22 MEI 2026 • 14:14 WIB

Jay Idzes Diragukan Tampil pada Laga Terakhir Serie A Kontra Parma, Apa Penyebabnya?

Author

Bek Sassuolo, Jay Idzes. (Instagram/@sassuolocalcio)

INDOZONE.ID - Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes masih diragukan tampil untuk pertandingan pekan terakhir Serie A musim 2025/26 yang digelar pada Minggu (24/5/2026) karena pemulihan cedera.

Diketahui, Jay Idzes sebelumnya alami cedera tumit pada laga kontra AC Milan pada 3 Mei 2026 lalu. Meski begitu, pelatih Sassuolo Fabio Grosso masih ragu untuk memainkan bek berusia 25 tahun itu pada pertandingan pekan terakhir Serie A kontra Parma.

Menurut laporan media Italia Sassuolo News pada Jumat (22/5/2026), Fabio Grosso enggan untuk mengambil resiko untuk memainkan Idzes. Bahkan, pelatih berusia 47 tahun itu mengatakan bahwa Bang Jay belum sepenuhnya fit.

Baca juga: Harry Maguire Pastikan Namanya Gak Masuk Skuad Inggris di Piala Dunia 2026

Tarik Muharemovic dan Jay Idzes saat memperkuat Sassuolo. (Instagram/tarik.muharemovic)

"Jay Idzes absen dalam pertandingan melawan Torino dan Lecce karena cedera tumit yang dialaminya saat pertandingan melawan Milan. Ia belum sepenuhnya fit, dan Grosso lebih memilih untuk tidak mengambil resiko, mengingat ia sudah mencapai target musimnya," tulis Sassuolo News dalam laporannya yang dikutip pada Jumat (22/5/2026).

Lebih lanjut, Sassuolo News juga menyebut bahwa kondisi Jay Idzes masih perlu dilihat apakah cederanya akan pulih untuk pertandingan terakhir Serie A kontra Parma pada Minggu (24/5/2026) mendatang.

"Oleh karena itu, masih harus dilihat apakah ia akan pulih untuk pertandingan hari Minggu. Besok pagi tim akan berlatih kembali di lapangan," tutur media tersebut menambahkan.

Memang tak dipungkiri, Jay Idzes telah menjelma sebagai pemain penting sejak bergabung dengan Sassuolo pada musim panas 2025 lalu.

Baca juga: Timnas Norwegia Resmi Umumkan 26 Pemain untuk Piala Dunia 2026: Erling Haaland Siap Jadi Predator!

Saat itu Jay Idzes bergabung dengan Sassuolo setelah dibeli sebesar 8 juta Euro dari Venezia. Sejak saat itulah, ia menjadi pilihan utama di lini pertahanan tim berjuluk I Neroverdi.

Duetnya dengan Tarik Muharemovic di jantung pertahanan menjadi salah satu kunci kesuksesan Sassuolo musim ini yang kemungkinan akan mengakhiri musim ini di posisi 10 besar Serie A.

Sassuolo sendiri saat ini duduk peringkat ke-11 klasemen Serie A dengan koleksi 49 poin, hanya berselisih dua poin saja dengan Lazio yang berada di posisi ke-9 dengan koleksi 51 poin.

Kini, Sassuolo tengah bersiap untuk melakoni partai terakhir Serie A melawan Parma. Tentu saja, anak asuh Fabio Grosso akan memberikan penampilan terbaik demi bisa mengakhiri musim Serie A di posisi 10 besar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Sassuolo News

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU