INDOZONE.ID - Pasukan Mauricio Pochettino sukses memulai laga Piala Dunia 2026 mereka dengan performa yang sangat fantastis!
Bermain di Los Angeles, tim Amerika Serikat berhasil membantai Paraguay dengan skor telak 4-1.
Kemenangan meyakinkan di laga pembuka Grup ini menjadi pembuktian awal yang manis bagi taktik Pochettino, sekaligus mengusir trauma buruk mereka setelah sempat tersingkir awal di ajang Copa América 2024 lalu.
Dominasi total skuad Paman Sam sepanjang laga ini juga tercatat dengan sangat jelas pada data statistik.
Baca juga: Jesse March Puji Dukungan Para Penggemar Kanada dalam Laga Kontra Bosnia
Amerika Serikat memegang penuh kendali permainan dengan 63% possession, sementara Paraguay cuma kebagian 37%.
Gak cuma dominan operan, AS juga tampil sangat agresif dengan melepaskan total 17 shots dengan 6 tembakan on target, berbanding terbalik dengan lini serang Paraguay yang frustrasi dan hanya mencatatkan 9 shots dan hanya 1 tembakan on target.
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Amerika Serikat langsung memberikan tekanan bertenaga tinggi yang membuat lini belakang Paraguay kelabakan.
Pertandingan baru berjalan tujuh menit, gawang Paraguay sudah bobol duluan.
Baca juga: Hakan Calhanoglu Pede Turki Akan Kalahkan Australia
Berawal dari penetrasi apik Weston McKennie yang mengoper ke Christian Pulisic, sang kapten dengan cerdik melewati dua bek lawan sebelum mengembalikan bola ke McKennie.
Sial bagi Paraguay, umpan McKennie justru salah diantisipasi oleh Damián Bobadilla yang mencetak gol bunuh diri ke gawangnya sendiri. Skor 1-0 untuk AS.
Memasuki menit ke-28, Folarin Balogun sempat mencetak gol setelah menerima kombinasi operan ciamik dari Pulisic dan Tyler Adams, namun gol tersebut dianulir wasit karena posisi Balogun yang sudah terjebak offside.
Rasa penasaran Balogun akhirnya terbayar tuntas tiga menit berselang, tepatnya di menit ke-31.
Baca juga: Tak Mau Terlena Popularitas, Ravianto dan Raviandi Ramadhan Selalu Ingat Perjuangan dari Nol
Menerima umpan terobosan manja dari Pulisic yang tampil sangat kreatif di laga ini, Balogun dengan tenang melepaskan tembakan laser mendatar yang gagal dibendung kiper lawan, mengubah skor menjadi 2-0.
Sebelum turun minum, tepatnya pada menit ke-45+5, Balogun kembali menunjukkan kelasnya sebagai striker top.
Setelah menerima umpan di dalam kotak penalti, pemain bernomor punggung 9 ini menipu bek Paraguay sebelum melepaskan sepakan keras melengkung ke pojok kiri atas gawang.
Skor 3-0 menutup babak pertama yang dinilai sebagai salah satu performa paruh waktu terbaik Amerika Serikat dalam sejarah turnamen resmi.
Baca juga: Supersub Cyle Larin Hindarkan Kanada dari Kekalahan Kontra Bosnia, Kanada Ukir Sejarah!
Memasuki paruh kedua, Mauricio Pochettino membuat keputusan menarik dengan langsung mengistirahatkan Christian Pulisic dan memasukkan Sebastian Berhalter.
Di kubu seberang, pelatih Paraguay juga merespons dengan menarik keluar Bobadilla untuk digantikan oleh Maurício.
Akibat rotasi ini, intensitas permainan Amerika Serikat sedikit menurun dan koordinasi lini pertahanan mereka sempat mengalami breakdown.
Kelengahan lini belakang AS berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Paraguay pada menit ke-73.
Baca juga: Thomas Tuchel Angkat Bicara Soal Tawaran Manchester City Kepada Elliot Anderson
Melalui sebuah skema serangan balik cepat, Maurício yang berdiri bebas tanpa kawalan berarti sukses melepaskan sepakan akurat dari jarak 13 meter untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 3-1.
Meskipun Paraguay mencoba bangkit untuk mengejar ketertinggalan, Amerika Serikat akhirnya berhasil mengunci kemenangan mutlak pada masa injury time, tepatnya di menit ke-90+7.
Setelah memperagakan kombinasi operan pendek yang sangat rapi dari kaki ke kaki, Gio Reyna melihat ada ruang kosong di lini pertahanan lawan.
Dengan satu sentuhan kontrol ke depan, Reyna melepaskan sepakan melengkung yang sangat indah menggunakan luar kaki kanannya ke pojok gawang. Skor 4-1 pun menjadi hasil akhir pertandingan.
Baca juga: Preview USA vs Paraguay: Duel Negara Amerika Utara dan Selatan Tersaji di Grup D!
Kemenangan besar ini jelas menjadi modal berharga bagi Amerika Serikat untuk mengamankan posisi di papan atas grup demi memuluskan langkah melaju jauh di Piala Dunia tahun ini.
Menurut kalian, seberapa jauh pasukan Pochettino ini bakal melangkah setelah melihat performa menggila mereka malam tadi?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: