Rabu, 01 JULI 2026 • 16:40 WIB

Jelang Laga Kontra RD Kongo, Declan Rice Sebut Inggris Punya Barisan Penendang Penalti yang Bagus

Author

Pemain Timnas Inggris, Declan Rice (REUTERS)

INDOZONE.ID - Pemain Timnas Inggris, Declan Rice menyebut bahwa The Three Lions memiliki barisan penendang penalti yang bagus. Hal tersebut diungkapkan pemain Arsenal itu jelang laga 32 besar melawan RD Kongo pada Rabu (1/7/2026) atau malam ini pukul 23.00 WIB.

Tentu saja, laga melawan RD Kongo membuat Inggris memiliki peluang besar untuk mengakhiri puasa gelar selama 60 tahun dalam pertandingan yang digelar di Atlanta Stadium malam nanti.

Sang pelatih, Thomas Tuchel mengatakan bahwa Inggris perlu memenangkan adu penalti jika ingin menjuarai Piala Dunia 2026. Akan tetapi, Declan Rice menegaskan bahwa The Three Lions memiliki barisan penendang penalti yang bagus.

Rice memasukkan namanya sendiri sebagai penendang penalti terbaik setelah ia mengeksekusi tendangan penalti pada laga final Liga Champions melawan PSG pada 30 Mei 2026 lalu, meskipun pada akhirnya Arsenal gagal memenangkan trofi kuping besar itu.

Baca juga: Erling Haaland Jadi Pemain Tercepat Norwegia yang Cetak 60 Gol

Timnas Inggris (Instagram @england)

"Jika saya melihat kelompok pemain ini sekarang, saya rasa tidak ada kelompok penendang penalti yang lebih baik daripada yang pernah dimiliki Inggris," ujar Declan Rice dalam wawancaranya yang dikutip dari ESPN pada Rabu (1/7/2026).

"Saya melihat Harry [Kane], saya melihat Ivan [Toney], saya melihat Marcus [Rashford], melihat Anthony Gordon , [Bukayo] Saka, saya bisa mengambil satu, Jude [Bellingham]," lanjutnya.

Declan Rice merasa bahwa Inggris memiliki banyak penendang penalti yang bagus, salah satunya adalah dirinya. Meski begitu, pemain berusia 27 tahun itu merasa bahwa ia bukan penendang penalti terkuat.

Meski begitu, seiring berjalannya waktu ia merasa percaya diri untuk menjadi penendang penalti. Apalagi, ia juga sukses menjadi eksekutor penalti bagi Arsenal saat final Liga Champions melawan PSG.

"Kami memiliki para penendang penalti yang sangat kuat, dan saya merasa seiring berjalannya turnamen, Anda pasti akan mendengar statistik tentang keharusan memenangkan adu penalti untuk mencapai final atau memenangkan turnamen, dan Anda tahu itu mungkin akan terjadi di sepanjang jalan. Jadi kami akan sepenuhnya siap untuk itu," ujar mantan kapten West Ham itu memaparkan.

Baca juga: Inggris Butuh Declan Rice untuk Bisa Menangkan Piala Dunia

"Saya tidak pernah menjadi penendang penalti terkuat, tetapi saya merasa seiring waktu, penalti saya di final Liga Champions, saya tidak pernah merasa begitu percaya diri untuk mengambil penalti. Aku tidak tahu apa penyebabnya, aku hanya punya prosesku sendiri, aku tahu ke mana aku akan pergi," lanjutnya.

Menurut Declan Rice adu penalti merupakan permainan pikiran dan mental. Meski begitu, ia tetap merasa tenang saat mengeksekusi tendangan penalti.

"Saya mengamati kiper untuk mengetahui di mana dia pikir saya seharusnya berada, karena beberapa penalti terakhir saya berada di sisi yang lain. Semuanya tentang permainan pikiran yang terjadi. Tapi saya merasa sangat tenang," tutur pemain berusia 27 tahun itu.

Timnas Inggris sendiri memang memiliki Harry Kane, yang merupakan penendang penalti terbaik dan memiliki rekor apik dalam hal penalti. Tetapi, bagi Rice bahwa rombongan penendang penalti memiliki teknik, proses dan cara mereka sendiri.

Baca juga: 5 Fakta Pertandingan Prancis vs Swedia di Piala Dunia 2026, Performa Mbappe Selalu Dominan!

Saat disinggung soal para pemain Inggris membahas soal penalti, Rice menegaskan bahwa Harry Kane tetap penendang penalti terbaik. Ia mengatakan bahwa seluruh tim tidak perlu mengatakan hal tersebut karena baginya itu hanya menimbulkan persaingan tanpa henti.

"Saya tidak bisa menghampiri Kane dan memberitahunya tentang penalti karena dia adalah pengambil penalti terbaik. Kami tidak perlu mengatakan apa pun, itu hanya persaingan tanpa henti," ujar pemain kelahiran London tersebut.

"Saya rasa, bagi Harry, pengulangan yang luar biasa dan prosesnya bahkan sebelum pertandingan dimulai, dia tahu jika dia mendapat penalti keesokan harinya, ke mana penalti itu akan mengarah, tidak ada keraguan dalam pikirannya," tuturnya lagi.

Di akhir wawancara, Declan Rice mengatakan bahwa banyak pemain muda bahwa mereka akan memperhatikan kiper dan mempelajarinya, tetapi menurut bintang Arsenal itu setiap pemain memiliki proses dan tekniknya sendiri untuk mencetak gol melalui titik penalti.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ESPN

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU