Minggu, 05 JULI 2026 • 11:36 WIB

Meski Kalah atas Maroko, Jesse March Sebut Kanada Tim yang Lebih Baik

Author

Timnas Kanada sebelum laga kontra Maroko di babak 16 Besar Piala Dunia 2026 (Instagram @canadasoccer)

INDOZONE.ID - Pelatih Kanada, Jesse Marsch mengatakan bahwa timnya merupakan tim yang lebih baik dalam kekalahan mereka atas Maroko pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 pada Minggu (5/7/2026) dini hari WIB.

Bermain di Houston Stadium, Kanada harus akui keunggulan Maroko dengan menelan kekalahan dengan skor 3-0, yang membuat mereka gagal untuk melangkah jauh di Piala Dunia 2026.

Dalam pertandingan tersebut, ketiga gol kemenangan Maroko dicetak melalui brace Azzedine Ounahi (50', 82') dan satu gol lainnya dicetak oleh Soufiane Rahimi pada menit ke-90+8.

Kanada sendiri sebetulnya sempat mendominasi jalannya pertandingan, beberapa peluang pun mereka ciptakan. Akan tetapi tidak membuahkan hasil, justru Maroko lah yang tampil jauh lebih efektif.

Meskipun, Kanada harus kalah telak atas Maroko tetapi pelatih mereka Jesse Marsch menyebut bahwa timnya merupakan tim yang lebih baik pada pertandingan ini. Ia juga menyoroti penggemar yang total dalam mendukung Kanada sejauh ini. Baginya, hal tersebut merupakan suatu kehormatan tersendiri.

Baca juga: Jelang Brasil vs Norwegia, Netizen Bikin Meme Konyol Antara Erling Haaland dan Vinicius Jr

Pelatih Kanada, Jesse Marsch (Instagram @jessemarsch.15)

"Sungguh suatu kehormatan bagi para penggemar kami untuk mendukung tim seperti ini. [Sebuah tim] yang berjuang keras dalam pertandingan, yang tidak bermain defensif, yang menunjukkan bahwa mereka bisa menjadi lebih baik," ujar Jesse Marsch dalam wawancaranya seusai pertandingan yang dikutip dari ESPN pada Minggu (5/7/2026).

"Tentu saja kita harus lebih sering berada dalam situasi seperti ini, dan kemudian kita harus menemukan cara untuk berhasil dan kita harus membangun dari situ. Saya lebih suka menjadi 'kita' daripada 'mereka'. Sehebat apa pun Maroko, saya lebih suka menjadi 'kita," lanjutnya.

Jesse Marsch juga merasa bangga dengan para pemainnya yang berjuang hingga akhir meskipun langkah mereka harus terhenti di babak 16 besar.

"Saya sangat bangga dengan para pemain kami, kami berjuang habis-habisan, mereka pasti merasa sedih sekarang, tapi sungguh, saat ini saya tidak bisa lebih bangga lagi," tutur mantan pemain Leeds United itu menambahkan.

Baca juga: Preview 16 Besar Piala Dunia 2026 Brasil vs Norwegia: Tim Samba Belum Pernah Menang atas Landslaget

Kanada sejauh ini tampil cukup mengesankan di Piala Dunia edisi tahun ini setelah mereka mencapai babak 16 besar untuk pertama kalinya, setelah di edisi 1986 dan 2022 langkah mereka harus terhenti di fase grup.

"Ini tentang seberapa besar kita bisa menjadi diri sendiri dalam pertandingan-pertandingan terbesar, dalam momen-momen terpenting, seberapa besar kita bisa menunjukkan kepercayaan diri, seberapa besar kita bisa menguji lawan. Kami melakukan itu, di seluruh lapangan," kata Jesse Marsch.

Mantan pelatih Leeds United itu juga mengatakan bahwa timnya mampu menunjukkan penampilan terbaiknya di babak pertama. Meski begitu, Jonathan David dan kolega kurang beruntung karena tidak bisa unggul.

"Kami menampilkan 11 performa luar biasa di babak pertama. Kami kurang beruntung karena tidak unggul, seharusnya kami bisa unggul, dan kemudian ada detail-detail kecil yang menentukan. [Maroko] memiliki kualitas, pemain-pemain yang bermain di level tinggi. Tetapi dilihat dari cara kami bermain, sungguh performa yang luar biasa," tutur pelatih berusia 52 tahun itu memaparkan.

Tak hanya itu, dalam kesempatan yang sama Jesse Marsch juga mengklaim bahwa Maroko agak sedikit tertekan dalam pertandingan tersebut, namun Achraf Hakimi dan kolega pantang menyerah.

Baca juga: Makin Bernuansa Timnas Indonesia, Persib Resmi Rekrut Ragnar Oratmangoen!

"Di hari lain, mungkin kami bisa memimpin dan mungkin kami bisa menang. Tapi cara kami berjuang, cara kami bermain dalam pertandingan, kualitas yang kami tunjukkan, dampak keseluruhan dalam pertandingan. Kami lebih baik. Kami lebih baik daripada tim peringkat 7 dunia saat ini," ujar Marsch menutup wawancara.

Sementara itu, pelatih Maroko Mohammed Ouahbi mempertanyakan klaim Jesse Marsch yang mengatakan Kanada lebih baik. Ouahbi akui bahwa dari segi intensitas Kanada lebih baik.

"Dari segi intensitas, [Kanada] bermain bagus. Apakah mereka lebih baik? Sulit untuk mengatakannya. Butuh keberanian untuk mengatakan itu, ketika Anda kalah 3-0. Kami lebih baik dari mereka di babak kedua," ujar Ouahbi dalam wawancara terpisah.

Kemenangan Maroko atas Kanada, membuat Achraf Hakimi memastikan tiket ke babak perempat final Piala Dunia 2026, yang mana tim Atlas Lions itu akan menghadapi Prancis di babak 8 besar pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.00 WIB.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ESPN

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU