Minggu, 05 JULI 2026 • 12:00 WIB

Kylian Mbappe Sindir Permainan Keras Paraguay: Mereka Enggak Niat Main Bola!

Author

Kylian Mbappe melakukan selebrasi usai cetak gol ke gawang Paraguay. (Instagram/@k.mbappe)

INDOZONE.ID - Kapten Timnas Prancis, Kylian Mbappe sindir permainan keras Paraguay pada pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 yang digelar pada Minggu (5/7/2026) dini hari WIB.

Dalam pertandingan yang digelar di Philadelphia Stadium, Amerika Serikat, Prancis berhasil memastikan tiket lolos ke babak perempat final setelah sukses mengalahkan Paraguay dengan skor 1-0.

Pada pertandingan tersebut, satu-satunya gol kemenangan Prancis dicetak oleh Kylian Mbappe melalui sepakan penalti pada menit ke-70 setelah pemain Paraguay menjatuhkan pemain Les Bleus di dalam kotak penalti.

Meskipun berhasil memastikan tiket ke babak perempat final, Prancis harus meladeni permainan kasar Paraguay di sepanjang pertandingan.

Baca juga: Jelang Brasil vs Norwegia, Netizen Bikin Meme Konyol Antara Erling Haaland dan Vinicius Jr

Timnas Prancis sebelum pertandingan lawan Paraguay (Instagram @equipedefrance)

Atmosfer pertandingan pun semakin memanas setelah serangkaian pelanggaran keras dari Paraguay, termasuk benturan fisik Matias Galarza kepada Kylian Mbappe. Meski terus mendapatkan provokasi akan tetapi tim asuhan Didier Deschamps tidak terpancing.

Permainan keras yang diperagakan Paraguay sepanjang pertandingan melawan Prancis langsung mendapat cibiran dari Kylian Mbappe setelah pertandingan berakhir.

Dalam wawancaranya itu, Mbappe menyebut bahwa Paraguay tidak niat bermain sepak bola, dan pemain Real Madrid itu mengatakan bahwa timnya telah menunjukkan kepada Paraguay bahwa mereka bisa mengatasi permainan kasar tersebut.

"Paraguay TIDAK ingin bermain sepak bola… dan kami menunjukkan kepada mereka bahwa kami tahu caranya. Kami menang, dan kami LEBIH BAIK dari mereka," ujar Mbappe dalam wawancaranya yang dikutip dari akun X Fabrizio Romano pada Minggu (5/7/2026).

Baca juga: Preview 16 Besar Piala Dunia 2026 Brasil vs Norwegia: Tim Samba Belum Pernah Menang atas Landslaget

Lebih lanjut, Mbappe juga mengatakan bahwa pemain Prancis bisa saja mengotori tangannya untuk bermain kasar. Namun, ia menegaskan bahwa timnya tidak terpancing dan menyebut bahwa timnya tahu cara bermain sepak bola yang benar.

Tak hanya itu, mantan pemain muda AS Monaco itu juga mengatakan bahwa Prancis telah menunjukkan bahwa mereka tidak hanya menunjukkan sepak bola menyerang saja.

"Jika kami harus bekerja keras, kami akan melakukannya. Mereka mengira kami akan datang dengan setelan jas untuk bermain, tetapi kami juga tahu cara bermain sepak bola yang kasar. Kami telah menunjukkan bahwa kami bukan hanya tim yang tahu cara bermain sepak bola menyerang," tutur pemain berusia 27 tahun itu menambahkan.

Sementara itu, pemain Manchester City Rayan Cherki juga merasa heran dengan Paraguay yang bisa melakukan 30 pelanggaran tanpa mendapatkan kartu.

Baca juga: Makin Bernuansa Timnas Indonesia, Persib Resmi Rekrut Ragnar Oratmangoen!

"Saya tidak tahu Paraguay bisa melakukan 30 pelanggaran tanpa mendapat kartu kuning," ujar Cherki dalam wawancaranya seusai laga.

Meski begitu, Cherki mengatakan bahwa timnya telah menunjukkan kualitasnya terhadap lawan-lawannya, dan pemain berusia 23 tahun itu juga menegaskan bahwa timnya juga siap berjuang hingga akhir di Piala Dunia 2026.

"Hari ini kita menunjukkan kepada siapa pun yang ingin berperang melawan kita… bahwa kita juga siap berperang," tutur Cherki menambahkan.

Dengan kemenangan atas Paraguay, membuat Prancis akan menghadapi Maroko di babak perempat final Piala Dunia 2026, yang mana kedua tim dijadwalkan akan saling sikut pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.00 WIB.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: X @FabrizioRomano

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU