Rabu, 08 JULI 2026 • 09:05 WIB

Ricardo Quaresma Kritik Pedas Roberto Martinez Setelah Portugal Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Author

Legenda Timnas Portugal, Ricardo Quaresma. (Instagram/ricardoquaresmaoficial)

INDOZONE.ID - Legenda Timnas Portugal, Ricardo Quaresma, baru-baru ini lontarkan kritikan pedas kepada Roberto Martinez setelah negaranya tersingkir di Piala Dunia 2026.

Ia juga tidak terkesan dengan pencapaian pelatih asal Spanyol itu selama menangani Cristiano Ronaldo cs.

Diketahui, Portugal harus mengubur mimpinya untuk memenangkan Piala Dunia 2026. Hal itu setelah tim mereka dikalahkan oleh Spanyol dengan skor tipis 1-0, pada pertandingan babak 16 besar yang digelar di Dallas Stadium, pada Selasa (7/7/2026) dini hari WIB.

Kekalahan Portugal di babak 16 besar Piala Dunia 2026, juga sekaligus mengakhiri perjalanan karier Internasional Cristiano Ronaldo selama kurang lebih 23 tahun.

Namun, baru-baru ini legenda Timnas Portugal, Ricardo Quaresma, melontarkan pernyataan tajam soal tersingkirnya Portugal di Piala Dunia 2026.

Mantan pemain berusia 42 tahun itu, juga blak-blakan tidak terkesan dengan pencapaian Roberto Martinez selama melatih Portugal.

Baca juga: Setelah Dipecat Liverpool, Kini Arne Slot Jadi Kandidat Pelatih Timnas Belanda

Fakta Pertandingan Portugal vs Spanyol di Piala Dunia 2026. (Foto: Instagram @sefutbol)

Hal tersebut ia ungkapkan dalam wawancaranya bersama LiveMode TV, setelah pertandingan 16 besar antara Spanyol kontra Portugal.

"Saya sudah lelah membahas hal ini, tetapi Roberto Martinez tidak pernah benar-benar membuat saya terkesan," ujar Quaresma, dikutip dari OneFootball, pada Selasa (7/7/2026).

Lebih lanjut, legenda FC Porto itu juga mengatakan, sejak kedatangan Martinez sebagai pelatih Portugal, ia belum pernah melihat tim Selecao das Quinas memainkan pertandingan hebat.

Ia juga menyindir pelatih asal Spanyol itu yang mencoba taktik-taktik baru, tapi tidak ada yang berhasil.

"Sejak Martinez datang, saya belum pernah meilihat tim nasional memainkan satu pertandingan yang benar-benar hebat. Itulah kenyataannya. Dia mencoba puluhan taktik tetapi tidak ada yang berhasil," tutur mantan pemain Besiktas ini.

Baca juga: Hore! Ketum PSSI Beri Kode Cabut Larangan Suporter Away di Musim 2026/2027

Quaresma juga menjabarkan rekam jejak Roberto Martinez, yang pernah melatih generasi emas Timnas Belgia. Tapi, mantan pelatih Wigan Athletic tersebut tidak memenangkan apa-apa bersama Belgia. 

Begitu juga dengan kedatangannya untuk melatih Portugal yang diisi oleh banyak pemain berkualitas, tetapi juga gagal memenangkan trofi bergengsi.

Mantan pemain Barcelona ini juga akui, di bawah kepelatihan Roberto Martinez, Portugal telah memenangkan UEFA Nations League. Tapi baginya, trofi Nations League saja tidak lah cukup.

"Dia pernah bersama Belgia dengan generasi yang fantastis dan tidak pernah mencapai apa pun. Dia datang ke Portugal dengan generasi yang luar biasa dan masih belum mencapai apa pun. Kami memenangkan Nations League. Apakah kami akan senang dengan Nations League? Bagi saya, itu tidak cukup," tutur Quaresma.

Quaresma, yang memiliki 80 caps bersama Portugal juga mengatakan, generasinya telah meninggalkan tim nasional yang disebut terbaik sepanjang masa.

Namun, ia heran generasi Portugal saat ini disebut terbaik sepanjang masa, tetapi belum pernah memenangkan trofi bergengsi lagi sejak keberhasilan mereka menjuarai Euro 2016 lalu.

"Kita akan meninggalkan tim nasional yang semua orang katakan sebagai yang terbaik sepanjang masa... tetapi terbaik sepanjang masa dalam hal apa? Apa yang telah mereka lakukan? Apa yang telah mereka menangkan?" tutur Quaresma menutup wawancara.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: OneFootball

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU