Rabu, 15 JULI 2026 • 13:00 WIB

Kalah atas Spanyol, Didier Deschamps Akui Permainan Prancis di Bawah Standar

Author

Pelatih Prancis, Didier Deschamps. (REUTERS/John Sibley)

INDOZONE.ID - Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps mengakui permainan timnya di bawah standar setelah kalah melawan Spanyol di babak semifinal Piala Dunia 2026 pada Rabu (15/7/2026) dini hari WIB.

Bertanding di Dallas Stadium, Prancis harus mengubur mimpi mereka untuk tampil di laga final Piala Dunia 2026 usai dikalahkan Spanyol dengan skor 2-0 pada laga semifinal.

Dalam laga tersebut, Mikel Oyarzabal mampu membuka keunggulan untuk Spanyol melalui titik putih penalti pada menit ke-22, sebelum La Furia Roja menambah keunggulan dan memastikan kemenangan 2-0 melalui gol Pedro Porro pada menit ke-58.

Kekalahan tersebut tentunya membuat seluruh skuad Prancis kecewa, termasuk sang pelatih Didier Deschamps yang akan meninggalkan kursi kepelatihan Les Bleus setelah Piala Dunia 2026.

Baca juga: Alejandro Garnacho Tak Masuk Rencana Xabi Alonso, AS Roma Langsung Menawar

Prancis sebelum pertandingan melawan Spanyol (Instagram @equipedefrance)

Dalam wawancaranya seusai pertandingan, Deschamps menyebut bahwa permainan timnya dalam laga melawan Spanyol cukup berbeda ketimbang beberapa laga sebelumnya. Ia menilai bahwa Kylian Mbappe dan kolega bermain di bawah standar permainan mereka.

"Ini terutama kesalahan kami sendiri. Performa kami kurang maksimal dan serangan kami tidak seberbahaya yang seharusnya," ujar Didier Deschamps dalam wawancaranya seusai laga yang dilansir dari laman resmi FIFA pada Rabu (15/7/2026).

Lebih lanjut, Deschamps menyebut bahwa timnya membuat beberapa teknis dalam melakukan operan yang seharusnya bisa membuahkan gol.

"Kami melakukan beberapa kesalahan teknis dalam operan yang sebenarnya bisa berujung pada peluang mencetak gol. Itulah kenyataan di level elite, meskipun hal itu menyakitkan," tutur pelatih yang menjadi bagian dari skuad juara Prancis pada Piala Dunia 1998 itu menambahkan.

Baca juga: Juventus Siapkan Opsi Bila Kolo Muani Gagal Digaet, Striker AS Monaco Masuk Radar

Tak cuma itu, pelatih berusia 58 tahun itu juga mengatakan bahwa kekalahan atas Spanyol ini sangatlah berat. Apalagi, ada ambisi besar yang berusaha diraih oleh Mbappe cs. Ia mengakui bahwa performa timnya pada laga kontra Spanyol benar-benar di bawah standar.

"Harus diakui bahwa hari ini performa teknis kami sedikit di bawah standar biasanya saat menghadapi tim yang benar-benar menguasai jalannya pertandingan," ujar Deschamps menutup wawancara.

Kekalahan atas Spanyol tersebut, membuat Prancis gagal untuk melaju ke final untuk ketiga kalinya secara beruntun, setelah sebelumnya mereka sukses melaju ke final di dua edisi berturut-turut yaitu pada 2018 (juara) dan 2022 (runner-up).

Meski begitu, Prancis sendiri masih akan melakoni pertandingan perebutan tempat ketiga melawan antara Inggris atau Argentina di Hard Rock Stadium, Miami pada akhir pekan ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: FIFA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU