Minggu, 19 JULI 2026 • 10:26 WIB

Final Piala Dunia 2026: Duel Guru vs Murid antara Luis de la Fuente dan Lionel Scaloni

Author

Luis de la Fuente saat di Timnas Spanyol. (AFP/Giorgi Arjevanidze)

INDOZONE.ID - Partai puncak Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Utara dipastikan bakal menyajikan laga impian yang sarat emosi. 

Dua kekuatan besar sepak bola dunia, tim nasional Spanyol dan timnas Argentina, akan saling bentrok demi memperebutkan trofi paling bergengsi sejagat raya.

Menariknya, laga final ini tidak hanya sekadar adu gengsi antarnegara, melainkan juga panggung pertemuan antara guru dan murid di kursi kepelatihan, yaitu Luis de la Fuente di kubu Spanyol dan Lionel Scaloni di pihak Argentina.

Sorotan Media Internasional: Duel Guru vs Murid

Pertemuan kedua pelatih ini memancing atensi besar dari sejumlah media olahraga internasional. Media asal Spanyol, Marca, menyoroti bagaimana kejeniusan taktik Luis de la Fuente mampu membawa generasi baru Spanyol mendominasi kompetisi.

Baca juga: Resmi! Ini Pilihan Warna Jersey Argentina dan Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Kendati demikian, Marca juga memberikan perhatian khusus pada aspek psikologis laga final. Mereka mengulas bahwa menghadapi Lionel Scaloni akan menjadi ujian tersendiri bagi De la Fuente, mengingat ia harus meredam strategi dari pria yang pernah ia bimbing sendiri saat menimba ilmu kepelatihan.

Di kubu lawan, media olahnraga terkemuka asal Argentina, Oleh, mengulas kemenangan heroik Argentina sekaligus membedah latar belakang emosional sang pelatih.

Olé menuliskan bagaimana Scaloni secara terbuka menaruh rasa hormat yang luar biasa kepada De la Fuente, yang ia anggap sebagai mentor sekaligus guru spiritualnya dalam dunia kepelatihan. 

Bagi Olé, laga final ini bukan sekadar perebutan status juara dunia, melainkan sebuah pembuktian sejauh mana sang murid telah berkembang setelah menyerap ilmu dari sang guru.

Baca juga: Resmi Perpanjang Kontrak Bersama Liverpool, Dominik Szoboszlai Gak Sabar Dilatih Andoni Iraola

Bagi Lionel Scaloni, momen ini terbilang sangat istimewa karena ia harus bersiap memeras otak demi menumbangkan gurunya sendiri di panggung tertinggi sepak bola dunia. 

Pertarungan taktik antara De la Fuente dan Scaloni dipastikan akan menjadi salah satu cerita paling menarik dalam sejarah final Piala Dunia.

Jalur Spanyol dan Argentina ke Final

Langkah La Furia Roja, julukan timnas Spanyol, menuju final dipastikan lebih awal setelah mereka sukses menyingkirkan salah satu kandidat kuat juara, Prancis. 

Pada babak semifinal, anak-anak asuh Luis de la Fuente tampil perkasa dengan mengemas kemenangan mutlak 2-0 atas skuad besutan Didier Deschamps.

Baca juga: Lionel Messi Soal Lamine Yamal: Dia Luar Biasa untuk Barcelona, tapi Final Ini Milik Argentina!

Sementara itu, jalan dramatis harus dilalui timnas Argentina untuk menyusul ke partai puncak. Bertanding di Stadion Atlanta, La Albiceleste dipaksa berjuang ekstra keras saat menghadapi tantangan timnas Inggris.

Sempat tertinggal terlebih dahulu, Lionel Messi dan kawan-kawan menunjukkan mentalitas juara dengan membalikkan kedudukan menjadi 2-1 melalui aksi comeback yang mendebarkan. 

Kemenangan krusial ini mengantarkan Argentina mencatatkan back-to-back final setelah empat tahun lalu meraih prestasi serupa di Qatar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Marca, Ole.com.ar

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU