INDOZONE.ID - PSM Makassar berhasil meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Barito Putera pada pekan ke-16 Liga 1 Indonesia.
Laga yang digelar di Stadion Batakan, Balikpapan, Minggu (23/12/2024), ini bukan hanya menampilkan duel sengit, tetapi juga mencuri perhatian karena insiden kontroversial.
Di menit-menit akhir pertandingan, PSM diduga memiliki 12 pemain di lapangan.
Kode Disiplin PSSI dan Potensi Sanksi
Merujuk pada Pasal 56 Kode Disiplin PSSI, tim yang memainkan pemain tidak sah dalam pertandingan resmi dapat dijatuhi sanksi berat.
Baca Juga: Rizky Ridho Diincar Klub Liga Jepang! FC Tokyo Siap Tebus Kontrak ke Persija Jakarta?
Sanksi Pertandingan Resmi
Tim dinyatakan kalah (forfeit), poinnya dipotong, dan didenda minimal Rp90 juta.
Sanksi Pertandingan Persahabatan
Tim dinyatakan kalah 0-3, poinnya dipotong (jika relevan), dan didenda minimal Rp40 juta.
Insiden ini pun menjadi perhatian besar, mengingat konsekuensi yang dapat merugikan PSM Makassar di klasemen Liga 1.
PSM kini berada di posisi keempat dengan raihan 27 poin, sementara Barito Putera berada di tempat ke-15 dengan 11 poin.
Penjelasan Resmi dari PSM Makassar
Manajemen PSM segera memberikan klarifikasi terkait insiden ini melalui akun Instagram mereka. Menurut mereka, masalah terjadi saat pergantian tiga pemain di menit 90+7.
Berikut kronologi versi PSM:
Proses Pergantian Pemain
Pergantian tiga pemain dilakukan secara bersamaan dengan memanfaatkan slot terakhir.
Form pergantian pemain sudah diserahkan kepada wasit cadangan, yang kemudian memeriksa keabsahan pemain pengganti.
Hasilnya, ketiga pemain dinyatakan sah untuk bermain.
Peran Perangkat Pertandingan
Setelah prosedur administrasi selesai, keputusan keluar-masuknya pemain berada di tangan perangkat pertandingan, yaitu wasit utama dan wasit cadangan.
Dalam insiden ini, pemain pengganti PSM masuk atas arahan wasit cadangan.
Namun, pemain yang seharusnya digantikan belum meninggalkan lapangan karena wasit utama memutuskan play on.
Fokus pada Arahan Wasit
PSM menegaskan bahwa mereka hanya mengikuti arahan dari perangkat pertandingan.
Situasi ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab wasit yang memimpin jalannya laga.
Insiden 12 pemain di lapangan ini menimbulkan pertanyaan besar tentang koordinasi perangkat pertandingan. Jika terbukti ada pelanggaran, PSM berpotensi menghadapi hukuman serius sesuai regulasi PSSI.
Namun, dengan klarifikasi yang menyalahkan koordinasi wasit, keputusan akhir masih menunggu investigasi lebih lanjut dari pihak berwenang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram