Drama 9 Gol di Old Trafford, Manchester United Menang 5-4 dan Lolos ke Semifinal Liga Europa
INDOZONE.ID - Drama 9 gol tersaji di Old Trafford saat Manchester United secara dramatis menang 5-4 atas Lyon di Leg Kedua babak perempat final Europa League.
Seharusnya Manchester United bisa melenggang mulus dengan mudah berkat keunggulan dua gol di babak pertama. Namun semua sirna di babak kedua karena kesalahan individu di lini belakang dan banyaknya membuang buang peluang.
Manchester United bahkan kena remontada di perpanjangan waktu pertama dengan kebobolan dua gol, sebelum pada akhirnya para pemain menunjukkan karakternya sebagai Manchester United dan berhasil membalikkan skor dari 2-4 menjadi 5-4 hanya dalam waktu 7 menit.
Babak Pertama Berjalan Mudah Untuk Manchester United
Pertandingan seolah berjalan dengan mudah setelah di menit ke-10 Ugarte berhasil memanfaatkan umpan dari Garnacho yang melakukan pergerakan di sayap kanan dan berhasil menjebol gawang Lyon yang dijaga oleh Lucas Perri.
Bahkan jelang turun minum babak pertama, United menggandakan keunggulan melalui Diogo Dalot yang umpan lambung Maguire dari lini pertahanan United kemudian berhasil memenangkan duel udara dengan bek Lyon dan berhasil menceploskan bola ke sudut jauh yang tidak dapat dijangkau oleh kiper Lyon. Skkor 2-0 Bertahan hingga jeda.
Lyon Membalikkan Keadaan Berkat Kendornya Permainan Manchester United
Manchester United terlihat lebih santai dan cenderung kendor di babak kedua. Sebenarnya Garnacho nyaris mencetak gol untuk mengakhiri pertandingan dengan mudah di menit ke-50 saat melakukan serangan balik dan tinggal berhadapan satu lawan satu dengan penjaga gawang.
Sayang alih-alih menemaptkan bola ke tiang jauh, Garnacho malah menendang ke arah penjaga gawang jadi dengan mudah diantisipasi
Banyaknya peluang yang gagal dimanfaatkan menjadi gol ditambah dengan Luke Shaw yang menggantikan Mazraoui kurang bisa menggalang lini pertahanan dengan baik menjadikan Manchester United mendapatkan bencana di babak kedua.
BACA JUGA: MU Lolos ke Perempatfinal Liga Eropa, Casemiro Curi Perhatian karena Dipercaya Ruben Amorim Lagi!
Corentin Tolisso membuka keran gol Lyon berawal dari Tendangan bebas dimana Moussa Niakhate memenangkan duel udara dari Patrick Dorgu kemudian bola sempat menyentuh kepala Lacazette dan diselesaikan dengan sundulan oleh Tolisso yang membuat Onana terdiam dan skor berubah menjadi 2-1.
Lyon yang mendapatkan momentum tidak lama kembali mencetak gol kedua dan behasil menyamakan agregat Melalui Nicolas Tagliafico memanfaatkan umpan dari Maitland-Niles dan melepaskan tendangan dengan bebas dan diarahkan ke sudut dekat dari Andre Onana. Skor menjadi imbang 2-2 dengan agregat 4-4 memaksa terjadinya perpanjangan waktu.
Meskipun Lyon bermain dengan 10 pemain setelah kapten mereka Corentin Tolisso mendapatkan kartu merah. Lyon bukannya kehilangan momentum malah terus agresif menyerang pertahanan Manchester United yang seolah kehilangan arah.
Petaka dimulai di menit ke-105 berawal dari Malik Fofana yang melakukan pergerakan di sayap kiri dan berhasil memancing perhatian bek United. Rayan Cherki yang memanfaatkan bola liar berhasil melakukan tembakan keras di kotak penalti dan tidak mampu dibhendung Onana dan skor berubah menjadi 3-2.
Bencana benar benar datang saat Luke Shaw menjatuhkan Malik Fofana di kotak terlarang dan wasit menunjuk titik putih. Lacazette yang dipercaya menjadi algojo berhasil mengeksekusi penalti dengan sempurna di menit ke-110 dan membuat Lyon diatas angin dengan keunggulan 4-2
Manchester United Berhasil Membalikkan Keadaan Berkat Karakter
Saat semua orang berpikir kalau Manchester United akan tersingkir di Liga Europa dan musimnya berakhir lebih cepat, tiba-tiba ada secercah harapan dari Casemiro yang dijatuhkan di kotak terlarang oleh Thiago Almada. Bruno Fernandes yang menjadi eksekutor seperti biasa mampu menceploskan bola ke gawang Lucas Perri dan memperkecil ketinggalan menjadi 4-3.
Selepas itu Manchester United menunjukkan karakternya sebagai United yang bersatu dan percaya harapan itu masih ada. Casemiro merupakan pemain yang paling krusial untuk terciptanya kedua gol keempat dan kelima Manchester United ke gawang Lyon.
Gol Keempat Manchester United datang di menit ke-120 saat Casemiro dengan umpan cutbacknya melihat pergerakaan Mainoo kemudian dengan beberapa kontrol dan langsung ditembak menembus penjaga gawang Lyon.
Momentum yang praktis berada di tangan Manchester United di waktu yang tersisa benar-benar dimanfaatkan dengan baik. Selang satu menit setelah gol keempat, Casemiro yang membaca permainan dengan baik melihat Maguire yang tidak terkawal dengan baik oleh pertahanan Lyon memberikan umpan silang yang tepat meluncur di kepala Maguire dan terjadilah gol kelima sekaligus membuat Manchester United melakukan remontada balik terhadap Lyon dengan skor 5-4.
Setelah pertandingan berakhir dengan agregat 7-6, seluruh pemain, staf, pelatih dan penonton baik yang berada di Stadion maupun di layar kaca bersorak gembira sekaligus bernafas lega karena mereka menyaksikan pertarungan kelas dunia dari kedua klub selama 120 menit yang terasa panjang dan penuh drama.
Atmosfer Old Trafford malam ini hampir sama saat Manchester United juara Liga Champions di musim 1998/1999 yang saat itu juga membalikkan keadaan menjadi 1-2 di babak extra time.
Selanjutnya Manchester United akan menghadapi Athletic Bilbao di babak Semifinal Europa League. Bukan pertandingan yang sama sekali mudah untuk anak asuhan Ruben Amorim tersebut, namun jika pemain Manchester United menunjukkan karakternya, seharusnya kemenangan bisa digenggam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan