Kamis, 01 AGUSTUS 2024 • 15:14 WIB

Gaya Santai Atlet Penembak Turki Ini Hasilkan Medali Perak di Olimpiade Paris 2024

Author

Pertandingan Atlet Tembak Olimpiade Paris 2024

INDOZONE.ID - Yusuf Dikec, atlet tembak asal Turki, mencuri perhatian dunia setelah meraih medali perak dalam nomor beregu campuran pistol angin 10 meter di Olimpiade Paris 2024.

Bersama rekan setimnya, Sevval Ilayda Tarhan, prestasi ini menandai medali Olimpiade pertama bagi Turki dalam cabang menembak.

Pertandingan final yang digelar di Chateauroux Shooting Center berlangsung sangat ketat antara pasangan Turki melawan Damir Mikec dan Zorana Arunovic dari Serbia.

Dengan skor akhir yang sangat tipis, 16-14, Dikec dan Tarhan hampir merebut medali emas.

Namun, yang membuat Dikec semakin dikenal bukan hanya prestasinya, melainkan gaya santainya selama pertandingan.

Berbeda dengan atlet lainnya yang menggunakan perlengkapan standar seperti headphone dan lensa khusus, Dikec tampil dengan cara yang sangat berbeda.

Baca Juga: Olimpiade Paris 2024: Cuaca Panas, Tim Indonesia Pasang AC Portabel di Kamar Atlet

Ia terlihat santai, bahkan memasukkan satu tangan ke dalam saku selama kompetisi berlangsung.

Gaya unik Dikec ini dengan cepat menjadi viral di media sosial. Banyak netizen yang mengagumi ketenangannya di bawah tekanan tinggi.

Terutama karena penampilannya yang kontras dengan pesaingnya dari Serbia yang memakai perlengkapan berteknologi tinggi.

Penampilan santai Dikec menambah keseruan dan daya tarik pertandingan, menjadikannya sensasi di kalangan penggemar olahraga.

Yusuf Dikeç lahir pada tahun 1973 di desa Taşoluk, distrik Göksun, Provinsi Kahramanmaraş.

Setelah menyelesaikan pendidikan dasar di desanya, ia melanjutkan pendidikan menengah di Göksun.

Pada tahun 1994, ia mendaftar ke Sekolah Militer Jenderal di Ankara. Setelah lulus, ia menjadi kopral dan bertugas di Mardin.

Pada tahun 1999, Dikeç kembali memasuki Sekolah Militer Jenderal. Setelah satu tahun, ia lulus dengan pangkat sersan.

Baca Juga: Klasemen Medali Olimpiade Paris 2024 Kamis Pagi: China di Puncak, Indonesia Masih Jalan di Tempat

Ia bertugas selama satu tahun di Istanbul, kemudian ditugaskan ke Jandarma Gücü di Ankara, klub olahraga Jenderal Turki.

Pada tahun 2001, ia memulai olahraga tembak. Sejak saat itu, Dikeç berkompetisi baik di tim nasional militer maupun di tim nasional.

Ia memperoleh pendidikan di bidang pendidikan jasmani dan olahraga di Universitas Gazi di Ankara.

Penulis: Amanda Latfah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Wikipedia, Instagram/@9gag

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU