INDOZONE.ID - Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyebut Piala Dunia Antarklub sebagai kompetisi klub paling sukses di dunia, meski tak lepas dari berbagai kritik yang mengiringinya.
Sejak memimpin FIFA pada 2016, Infantino menegaskan bahwa turnamen ini berhasil mencetak pendapatan lebih dari 2 miliar dolar AS, atau sekitar Rp32,4 triliun.
Ia mengklaim bahwa setiap pertandingan menghasilkan rata-rata 33 juta dolar AS (setara Rp534 miliar), angka yang menurutnya belum pernah dicapai kompetisi klub lainnya.
Dengan pencapaian tersebut, Infantino menilai bahwa Piala Dunia Antarklub telah menandai awal dari era baru kejayaan turnamen klub.
Baca juga: Terbesar Sepanjang Sejarah, FIFA Siapkan Rp17 Triliun untuk Hadiah Piala Dunia Antarklub 2025
Pernyataan Infantino tersebut disampaikan tak lama setelah munculnya kritik dari berbagai pihak.
Mantan manajer Liverpool, Jurgen Klopp, menjadi salah satu suara paling vokal. Ia menyebut perluasan format Piala Dunia Antarklub menjadi 32 tim yang digelar di musim panas sebagai ide terburuk dalam sejarah sepak bola.
Kritik tak hanya datang dari pelatih, tapi juga dari para pemain yang ikut berlaga di turnamen tersebut.
Baca juga: Jurgen Klopp Kritik Pedas Piala Dunia Antarklub: NBA Saja Ada Libur 4 Bulan!
Beberapa pemain seperti Jude Bellingham, Reece James, hingga Enzo Fernandez menyampaikan keluhan terkait cuaca panas ekstrem dan kualitas lapangan yang dianggap buruk di Amerika Serikat, tempat berlangsungnya kompetisi.
Enzo Fernandez bahkan menyebut suhu panas saat pertandingan sangat membahayakan keselamatan pemain.
Sedangkan pelatih Chelsea, Enzo Maresca, mengeluhkan sulitnya menggelar sesi latihan karena kondisi cuaca yang tidak bersahabat.
Meski digelar di stadion netral, Infantino tetap bangga dengan pencapaian jumlah penonton.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Qatar Tribune