Momen pendukung Liverpool memberi penghormatan untuk mendiang Diogo Jota. (REUTERS/Toby Melville)
INDOZONE.ID - Momen haru di Stadion Wembley mendadak berubah menjadi kekecewaan saat laga Community Shield antara Liverpool dan Crystal Palace, Minggu (10/8/2025).
Sebelum kick-off, kedua tim berbaris di lingkaran tengah untuk mengheningkan cipta selama satu menit mengenang Diogo Jota dan saudaranya, Andre Silva, yang meninggal dalam kecelakaan mobil tragis bulan lalu.
Namun, suasana hening itu hanya bertahan sekitar sepuluh detik. Wasit terpaksa menghentikan prosesi setelah sebagian kecil penonton berteriak dan mengganggu momen yang seharusnya khidmat.
Gangguan terdengar dari tribun pendukung Crystal Palace yang kemudian dibalas cemoohan dari suporter Liverpool.
Baca juga: Crystal Palace Raih Dua Trofi di Wembley, Tumbangkan Liverpool dan Manchester City
Para pemain Liverpool dan Crystal Palace tampak terkejut dan saling memandang ketika momen hening itu berhenti.
Apa yang seharusnya menjadi penghormatan penuh rasa hormat justru ternoda oleh segelintir penonton.
“Mengapa ada orang yang merusak momen seperti ini, saya tidak habis pikir,” ujar komentator TNT Sports, Darren Fletcher.
Baca juga: Virgil van Dijk Kecewa Berat Penghormatan untuk Diogo Jota Terganggu Siulan Suporter Crystal Palace
Meski momen hening terhenti, dukungan suporter Liverpool tak surut. Mereka langsung menyanyikan You'll Never Walk Alone dengan penuh semangat, mengibarkan spanduk bergambar Jota beserta nomor punggung 20 miliknya.
Karangan bunga juga dikirimkan ke lapangan sebagai simbol duka dan penghormatan.
Pasca kecelakaan yang merenggut nyawanya, Liverpool secara resmi memensiunkan nomor punggung 20 milik Jota.
Keputusan ini diambil setelah klub berdiskusi dengan istri sang pemain, Rute Cardoso, dan keluarganya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: TNT Sports